Dampak Kabut Asap, 3 Maskapai Batalkan Puluhan Penerbangan ke Kalimantan

Pramono Putra ยท Senin, 16 September 2019 - 17:21 WIB
Dampak Kabut Asap, 3 Maskapai Batalkan Puluhan Penerbangan ke Kalimantan

Puluhan penerbangan tujuan Kalimantan di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo batal terbang akibat kabut asap. (Foto: iNews.id/Pramono Putra)

SIDOARJO, iNews.id – Tiga maskapai penerbangan kompak membatalkan puluhan penerbangan tujuan kota-kota di Kalimantan melalui Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jatim, Senin (16/9/2019).

Pembatalan dilakukan akibat kabut asap dampak dari kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) yang terjadi di Provinsi Kalimantan Barat, Tengah, dan Timur.

Dari data PT Angkasa Pura I Surabaya menyebutkan, hingga Senin sore, ada 43 penerbangan tujuan sejumlah kota di kalimantan yang dilayani tiga maskapai mengalami gangguan penerbangan akibat kabut asap.

Communication and Legal Section Head PT Angkasa Pura I Juanda, Yuristo Ardhi Hanggoro mengakui ada beberapa maskapai yang membatalkan jadwal penerbangan tujuan kota-kota di Kalimatan akibat kabut asap.

“Ada beberapa maskapai yang membatalkan penerbangan, yakni Lion Air, Nam Air, dan Garuda,” katanya.

BACA JUGA: Jarak Pandang Tak Aman, Bandara Supadio Pontianak Hentikan Seluruh Penerbangan

Dampak dari pembatalan penerbangan puluhan pesawat mengakibatkan penumpukan penumpang di Bandara Juanda. Sebagian besar para calon penumpang hanya duduk-duduk semabri menunggu pengumuman dari otoritas bandara maupun pihak maskapai.

Namun, pihak maskapai juga tidak bisa berbuat banyak dan belum bisa memberikan keputusan ke calon penumpang karena menunggu kejelasan informasi cuaca dari BMKG.

Sebelumnya, aktivitas penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, Kalimantan Tengah lumpuh akibat kabut asap yang semakin pekat masih menyelimuti wilayah Ibu Kota provinsi itu.

BACA JUGA: Kabut Asap Makin Pekat, Aktivitas Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya Lumpuh Total

Akibat pekatnya kabut asap seluruh jadwal penerbangan dari dan ke Palangkaraya delay, bahkan sebagian pesawat memilih mendarat ke Bandara Balikpapan, Kalimantan Timur.


Editor : Kastolani Marzuki