Depresi Sakit Tak Sembuh-Sembuh, Petani di Blitar Nekat Gantung Diri

Solichan Arif ยท Rabu, 29 Mei 2019 - 14:44 WIB
Depresi Sakit Tak Sembuh-Sembuh, Petani di Blitar Nekat Gantung Diri

Ilustrasi gantung diri. (Foto: Okezone).

BLITAR, iNews.id - Seorang petani di Kabupaten Blitar nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Korban diduga tidak tahan dengan sakit akibat patah tulang pada kedua kakinya yang tak kunjung sembuh.

Korban, Jemadi (80), Warga Jingglong, Kecamatan Sutojayan, ditemukan tergantung di kandang sapi belakang rumahnya.

"Berdasar keterangan keluarga patah tulang itu akibat kecelakaan dan tidak kunjung sembuh," kata Kasubag Humas Polres Blitar Iptu M Burhanuddin kepada wartawan, Rabu (29/5/2019).

Korban diduga bunuh diri pada Rabu (9/5/2019) dini hari menjelang waktu sahur. Istri korban, Nariyah (64), awalnya mengira suaminya ada di dalam kamar. Namun saat dicek, ternyata kamar itu sudah kosong.

BACA JUGA: Polisi Bunuh Diri Lompat dari Jembatan Paju Ponorogo, Diduga Depresi

Istri korban langsung seketika itu langsung mencari suaminya di berbagai sudut rumah. Dia menjerit histeris saat mendapati korban tergantung di kandang sapi. Para tetangga pun berdatangan ke rumah korban.

Setelah dilepaskan dari jeratan tali yang menggantung tubuhnya, Jemadi diketahui sudah dalam kondisi tak bernyawa.

"Saat dibawa ke dalam rumah, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menerima peristiwa yang terjadi sebagai musibah, dan enggan melanjutkan proses autopsi.

"Jenazah korban juga langsung dimakamkan," kata Burhanuddin.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal