Diguyur Hujan Deras, Pabrik Kerupuk di Malang Longsor Timpa 2 Rumah

Avirista Midaada, Okezone ยท Senin, 11 Februari 2019 - 16:25 WIB
Diguyur Hujan Deras, Pabrik Kerupuk di Malang Longsor Timpa 2 Rumah

Bangunan Pabrik Kerupuk longsor di Malang, Jawa Timur, Senin (11/2/2019) dini hari tadi. (Foto: Okezone/Avirista Midaada)

MALANG, iNews.id - Hujan deras yang mengguyur Kota Malang sejak Minggu (10/2/2019) kemarin hingga Senin (11/2/2019) dini hari tadi, membuat bangunan pabrik kerupuk yang berada di atas tebing delapan meter di Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Jawa Timur, longsor. Akibatnya dua rumah warga rusak diterjang material longsor.

Informasi yang dihimpun, longsor terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Dua rumah warga masing-masing milik Lasmi dan Suharto jebol di bagian dindingnya akibat peristiwa ini.

Sang pemilik pabrik kerupuk Super Jaya, Edi Suparman mengatakan, bagian bangunan yang longsor memang sedang dalam proses perbaikan. Adapun bagian yang tengah diperbaikin yakni di wilayah belakang pabrik, di area kamar mandi, tempat cucian dan penjempuran pakaian para pegawainya.

"Pondasinya sedang disambung cor, yang longsor itu yang belum disambung cor. Bagian yang longsor tempat mandi kamar kecil dan tempat cuci karyawan bangunan dari pabrik," ujarnya saat ditemui Senin (11/2/2019).


Sementara itu, salah seorang warga di sekitar pabrik, Edi Suhendro mengungkapkan, bangunan pabrik memang sudah retak-retak sejak sepekan terakhir. "Sudah terjadi retakan seminggu ini. Makanya oleh yang punya diperbaiki. Tapi keduluan longsor tadi," ujarnya.

Menurutnya, sebelum longsor terdengar suara retakan pada bangunan di bantaran Sungai Metro ini. "Awalnya, ada suara kretek - kretek, dan bum longsor langsung terjadi," kata Edi.

Beruntung, tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Penghuni dua rumah yang terdampak sebelumnya sudah mengungsi di rumah kerabat dan tetangga.

Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang telah mendatangi lokasi dan memasang garis polisi lantaran khawatir longsor susulan. Pihak BPBD bersama warga sekitar juga tengah melakukan proses evakuasi material longsor serta menghitung kerugian akibat musibah di kawasan padat penduduk ini.


Editor : Himas Puspito Putra