Gempa Guncang Jawa Timur dan Bali, Ini Data Sementara Rumah Rusak

Masirom ยท Kamis, 11 Oktober 2018 - 05:28 WIB
Gempa Guncang Jawa Timur dan Bali, Ini Data Sementara Rumah Rusak

Kondisi rumah yang hancur karena gempa di Situbundo, Kamis (11/10/2018). (Foto: Okezone)

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

JAKARTA, iNews.id - Gempa bumi 6,4 Skala Richter (SR) mengguncang Jawa Timur, Kamis (11/10/2018) pukul 01.57 WIB. Data sementara BNPB, gempa menyebabkan tiga orang tewas di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Selain itu beberapa rumah mengalami kerusakan. BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Sumenep masih melakukan pendataan. Kerusakan rumah terdapat di: 

- Rumah rusak di desa Jambuir, Kec. Gayam Kepulauan Sapudi- Sumenep

- Rumah rusak di Kopedi Kec.Bluto - Sumenep.

- Rumah rusak di Kertasada Kec.Kalianget - Sumenep.

- Masjid Desa Gendang Timur Kec.Sepudi - Sumenep.

- Rumah rusak di Nyabakan timur Kec.Batang-Batang - Sumenep.

Gempa M6,4 yang kemudian telah dimutakhirkan menjadi M6,3 oleh BMKG terasa di seluruh wilayah Jawa Timur meliputi Kabupaten/Kota Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Kab. Probolinggo, Kota Probolinggo, Bondowoso, Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Kab. Pasuruan  Kota Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang,  Kab. Malang, Kab. Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Kab. Mojokerto, dan Kota Mojokerto.

Guncangan gempa dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di Sumenep dan Situbondo selama 2-5 detik. Masyarakat berhamburan keluar rumah. Sedang di daerah lain gempa dirasakan sedang selama 2-5 detik.

Berdasarkan analisis peta gempa dirasakan, intensitas gempa dirasakan III-IV MMI di Denpasar, III MMI di Karangkates, III MMI di Gianyar, III MMI di Lombok Barat, III MMI di Mataram, III MMI di Pandaan. Artinya gempa dirasakan ringan hingga sedang. Secara umum tidak banyak dampak kerusakan akibat gempa.


Editor : Haryo Jati Waseso