Geng Motor Serang Warung Kopi di Pasuruan, 1 Pemuda Tewas Dibacok Celurit

Jaka Samudra ยท Minggu, 20 Oktober 2019 - 21:30 WIB
Geng Motor Serang Warung Kopi di Pasuruan, 1 Pemuda Tewas Dibacok Celurit

Delapan anggota geng motor yang melakukan aksi brutal di warung kopi kawasan Jalan WR Supratman, Bangilan, Pasuruan ditangkap tim Buser Polresta Pasuruan. (Foto: iNews.id/Jaka Samudra)

PASURUAN, iNews.id – Seorang pemuda tewas diserang sekelompok orang diduga geng motor saat sedang minum kopi di warung kopi (warkop) kawasan Jalan WR Supratman, Kelurahan Bangilan, Kota Pasuruan, Jawa Timur.

Korban yang diketahui bernama Rozali (29) tewas mengenaskan setelah dibacok para pelaku menggunakan celurit. Aksi brutal geng motor itu terjadi saat korban yang berdomisili di Desa Balunganyar, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan sedang ngopi di warung kopi, Sabtu (19/10/2019) dini hari lalu.

BACA JUGA: Penjaga Warung di Pasuruan Tewas Dibunuh, Pelakunya Diduga Teman Tidur

Tanpa alasan jelas, korban langsung diserang dengan dibacok kepala dan punggung oleh para pelaku. Setelah melakukan aksi brutalnya, geng motor tersebut melarikan diri.

Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Slamet Santoso mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara aksi penyerangan geng motor itu karena dendam dengan korban.

“Dugaan sementara, motif aksi brutal geng motor ini dipicu dendam lama anggota geng dengan korban. Tapi, kita masih selidiki lebih lanjut,” katanya, Minggu (20/10/2019).

AKP Slamet mengatakan, geng motor yang berjumlah delapan remaja itu sudah ditangkap petugas di rumahnya masing-masing. Penangkapan itu hanya berselang lima jam setelah kejadian.

“Delapan pelaku ini rata-rata berumur 18 tahun. Mereka ditangkap di rumahnya masing-masing,” katanya.

BACA JUGA: Berulah Lagi, Geng Motor di Medan Lempari Batu Warga Nongkrong di Warkop

Dalam penangkapan tersebut, kata dia, satu dari tujuh pelaku terpaksa ditembak di bagian kakinya karena mencoba melawan petugas. 

“Satu pelaku berinisial RN (18) warga Semedusari, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan sudah kita bawa ke Rumah Sakit R Soedarsono Pasuruan untuk menjalani operasi pengeluaran proyektil peluru,” katanya.

Saat ini, kedelapan anggota geng motor itu sudah ditahan di Mapolres Pasuruan Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mengejar beberapa pelaku lainnya yang melarikan diri.


Editor : Kastolani Marzuki