Gubernur Khofifah Target Partisipasi Pemilih di Jatim Capai 77,7%

Antara ยท Selasa, 16 April 2019 - 20:43 WIB
Gubernur Khofifah Target Partisipasi Pemilih di Jatim Capai 77,7%

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parwansa didampingi Kapolres Blitar AKBP Anisullah M Ridha saat melihat papan data tingkat kerawanan daerah. (ANTARA FOTO/Irfan Anshori/foc)

SURABAYA, iNews.id – Gubernur Khofifah Indar Parawansa berharap partisipasi masyarakat Jawa Timur (Jatim) pada pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mencapai lebih dari 77,5 persen. Gubernur perempuan pertama di Jatim itu optimistis masyarakat akan mempergunakan hak suaranya dan tidak golput.

"Harapannya lebih dari 77,5 persen partisipasi masyarakat mempergunakan hak pilihnya pada Pilpres dan Pileg 2019, bahkan kalau bisa melebihi saat Pilkada Jatim lalu," ujar Khofifah, seusai meninjau Desk Pilpres dan Pileg 2019 Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (16/4/2019)

Gubernur Khofifah datang ke Grahadi bersama Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jatim, Ketua KPU dan Bawaslu Jatim. Sebelumnya, rombongan meninjau beberapa daerah, yakni Kabupaten Pacitan, serta Kabupaten dan Kota Blitar.

BACA JUGA: PDIP Instruksikan Kadernya Kawal Surat Suara dari TPS hingga KPU

Selain untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat mempergunakan hak suaranya, peninjauan di tiga kabupaten dan kota tersebut juga memastikan kesiapan dan kesiap-siagaan daerah melaksanakan Pilpres dan Pileg 2019.

"Kami juga ingin mengetahui distribusi logistik sudah sampai mana ke titik tempat pemungutan suara (TPS). Hasil pemantauan, 80 persen telah terdistribusikan," katanya.

Diketahui, nantinya setiap TPS akan terdapat empat sampai lima bilik suara, mengingat setiap pemilih akan mendapat lima kertas suara yang masing-masing ukurannya cukup lebar.

Diketahui, pemilu serentak 17 April 2019 yakni untuk memilih anggota DPRD II, DPRD I, DPR RI, DPD serta presiden dan wakil presiden periode 2019-2024. Pilpres diikuti dua pasangan calon, yakni Jokowi-KH Ma’ruf Amin di nomor urut 01 dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di nomor urut 02.


Editor : Donald Karouw