Gunung Semeru Kembali Terbakar, TNI, Polri dan Masyarakat Siap Berkoordinasi Padamkan Api

Antara ยท Selasa, 01 Oktober 2019 - 03:07 WIB
Gunung Semeru Kembali Terbakar, TNI, Polri dan Masyarakat Siap Berkoordinasi Padamkan Api

Ilustrasi penanganan kebakaran hutan. (Foto: Istimewa)

LUMAJANG, iNews.idTitik panas kembali muncul di kawasan Gunung Semeru, Lumajang Jawa Timur (Jatim), Senin (30/9/2019). Tim pemadam dari TNI, Polri dan relawan bahu-membahu padamkan api.

Wakapolda Jatim, Brigjen Polisi Toni Harmanto turun langsung ke Resort Ranupani untuk meninjau dan mengoordinasikan proses penanganan titik api di gunung tertinggi Pulau Jawa itu. "Dari hasil pantauan udara melalui helikopter terlihat bahwa posisi hot spot ada di tebing curam," katanya.

Hingga saat ini pihaknya masih memastikan apakah titik api tersebut merupakan faktor alam atau ulah manusia. Selanjutnya, polisi akan berkoordinasi dengan Pangdam V/Brawijaya dan Gubernur Jatim untuk penanganan kebakaran.

BACA JUGA: Sepekan Terbakar, Api di Gunung Semeru Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan

Sementara Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan titik api berada di daerah yang sulit dijangkau. Maka dari itu, perlu penanganan yang terukur agar kebakaran segera teratasi.

"Medan yang berat menjadi kendala, tim dari mitigasi bencana kesulitan menjangkau, sehingga kami berharap petugas perlu mendapatkan peralatan yang memadai untuk melakukan pemadaman," katanya.

Thoriqul mengatakan hingga Senin sore, titik api semakin meluas. Sementara karena keterbatasan personel, pemadaman baru dilakukan di area Bantengan.

“Kami memastikan akan mengerahkan personel dan berkoordinasi dengan jajaran Kodim 0821/Lumajang dan Polres Lumajang,” katanya.

BACA JUGA: Kebakaran di Gunung Semeru Meluas, Tiupan Angin Kencang Menyulitkan Petugas Memadamkan Api

Dandim 0821/Lumajang, Letkol Inf Ahmad Fauzi yang ditunjuk sebagai Kepala Kendali Operasi Pemadaman, menyatakan segera mengerahkan personel dibantu jajaran BPBD Lumajang, Polres Lumajang, dan masyarakat untuk menjangkau titik api di kawasan gunung dengan ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl) tersebut.

Dia juga dijadwalkan memimpin shalat untuk meminta hujan (istiqa) dan memanjatkan agar hujan segera turun di kawasan Gunung Semeru. "Insyaallah besok akan bergerak bersama, mudah-mudahan dengan pemadaman yang dilakukan tidak ada lagi kebakaran dan kami berdoa semoga hujan segera turun," katanya.

Sebelumnya, bebeberapa kawasan di Gunung Semeru sempat terbakar, Minggu (22/9/2019). Akibatnya Balai Besar TNBTS menutup kegiatan pendakian sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan.

Kebakaran hutan sempat meluas dari 20 hektare menjadi 60,4 Rabu (25/9/2019). Tiupan angin kencang dan sulitnya medan menjadi proses pemadaman api terhambat. Api sempat berhasil dipadamkan Tim Gabungan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan setempat Sabtu (28/9/2019).


Editor : Umaya Khusniah