Hadiri Apel Akbar, Ma'ruf Amin Minta Banser Bela NKRI dan Kiai

Abdul Rochim ยท Rabu, 10 April 2019 - 20:30 WIB
Hadiri Apel Akbar, Ma'ruf Amin Minta Banser Bela NKRI dan Kiai

Cawapres 01 KH Ma'ruf Amin membakar semangat Banser dalam apel akbar di Lamongan, Jatim. (Foto: istimewa)

LAMONGAN, iNews.id - Cawapres nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin menghadiri Apel Akbar Banser se-Lamongan di Lapangan Banyubang, Solokuro, Lamongan, Jawa Timur, Rabu (10/4/2019).

Kehadiran Kiai Ma'ruf bersama Ustaz Yusuf Mansur disambut ribuan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama (NU).

Kiai Ma'ruf menyampaikan penghargaan kepada seluruh anggota Banser yang sudah apel sejak siang. Mustasyar PBNU itu pun mengobarkan semangat kepada para anggota Banser, yang mengenakan seragam loreng.

Dia menanyakan kesiapan Banser membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan kiai. “Siap membela NKRI? Siap membela Kiai? Siap mengawal NU?" dijawab ribuan Banser dengan, "Siap!"


Menurut Kiai Ma'ruf, seluruh anggota Banser harus siap setiap saat. Karena bagi NU, NKRI adalah harga mati. Kiai Ma'ruf pun mengutip penggalan lagu Yaa Lal Wathon, diikuti ribuan Banser.

“Indonesia negeriku, engkau panji martabatku. Siapa datang mengancammu, kan binasa di bawah durimu. Karena akan berhadapan dengan Banser-Banser Nahdlatul Ulama,” kata Kiai Ma'ruf.

Menutup sambutannya, Kiai Ma'ruf berpesan agar Banser terus menjaga kekompakan untuk menjaga NKRI. “Siap jaga NKRI? Jaga Pancasila siap? Jaga NU siap? Jaga ulama siap?" tanya Kiai Ma'ruf.

BACA JUGA:

Kiai Ma'ruf Amin Optimistis Rebut Basis Suara Prabowo di Lamongan

Rabu Putih Dinilai Rawan Gesekan, Gus Yaqut: Saya Kira Tidak Perlu

Sementara itu, Yusuf Mansur sempat bernyanyi Yaa Lal Wathon bersama dengan para Banser. Dia juga mendoakan para Banser untuk sukses kedepannya.

“Mudah-mudahan Banser yang belum pergi haji bisa pergi haji. Yang belum umroh bisa umroh. Yang jomblo biar nikah. Putra-putranya jadi kiai. Biar anak-anaknya jadi bupati, gubernur, dan presiden. Terima kasih," kata Yusuf.


Editor : Kastolani Marzuki