Heboh Ibu Melahirkan dalam Taksi Online di Mojokerto, Sopir Sempat Kebingungan

Sholahudin ยท Selasa, 02 Juli 2019 - 14:45 WIB
Heboh Ibu Melahirkan dalam Taksi Online di Mojokerto, Sopir Sempat Kebingungan

Bayi yang dilahirkan dalam mobil taksi online di Mojokerto. (Foto: iNews/Sholahuddin)

MOJOKERTO, iNews.id – Kabar ibu hamil melahirkan dalam taksi online menghebohkan warga Mojokerto, Jawa Timur. Kejadian ini dialami Zaza Oktafia, warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Selasa (2/7/2019) pagi.

Pengakuan sopir taksi online Andi Yuwono, awalnya dia mendapat ordenan atas nama Fitri untuk menjemput di gang 5 daerah setempat pukul 05.00 WIB. Saat menunggu, tiba-tiba datang lima orang menangkat seorang ibu hamil dan memasukannya ke dalam mobil dengan kondisi mengerang kesakitan.

“Saya sempat bingung dan berusaha melaju agak cepat 40 sampai 50 Km per jam ke lokasi tujuan Puskesmas Bloot. Namun masih di Jalan Majapahit, ibu itu kontraksi dan terdengar suara tangis bayi. Saya jadi lebih bingung dan panik. Namun tanggung jawab saya sebagai driver online, saya harus bisa cepat sampai dan memastikan ibu dan bayinya selamat,” ujar Andi.

BACA JUGA: Kapolres Pekalongan Kota Adopsi Bayi Dibuang Orang Tuanya

Dia menungkapkan, sesampainya di Puskesmas Bloot, proses persalinan pun dilanjutkan di dalam mobilnya. Setelah memastikan ibu dan bayi dalam kondisi baik, baru dimasukkan ke dalam puskesmas.

“Iya jadi begitu sampai tidak langsung masuk ke dalam, namun proses persalinannya dilanjutkan dulu dalam mobil,” katanya.

Ayah sang bayi Safiar kuncoro yang turut menemani istrinya dalam persalinan mengaku memilih menggunakan jasa taksi online karena tidak memiliki kendaraan.

“Awalnya belum ada tanda tapi istri saya sudah merasa kesakitan dan tak bisa berjalan. Saya langsung terpikir pesan taksi online. Belum sampai tujuan, istri saya sudah melahirkan,” katanya.

Dalam persalinan tersebut, kondisi ibu dan bayinya sehat dan masih dalam perawatan. Bayi terlahir dengan berat badan 3,2 kilogram dan panjang 51 centimeter.


Editor : Donald Karouw