Hujan Deras, Jembatan Penghubung Antardesa di Blitar Ambles

Robby Ridwan ยท Jumat, 08 Maret 2019 - 10:46 WIB
Hujan Deras, Jembatan Penghubung Antardesa di Blitar Ambles

Warga memasang jembatan darurat dari bambu di jembatan yang ambles di Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Jatim, Jumat (8/3/2019). (Foto: iNews/Robby Ridwan)

BLITAR, iNews.id – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Blitar, Jawa Timur (Jatim), beberapa hari terakhir menyebabkan jembatan penghubung antardesa di Kecamatan Selorejo, ambles. Akibatnya akses jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar terputus total.

Jembatan sepanjang 4 meter, penghubung antara Desa Boro dan Desa Sidomulyo di Kecamatan Selorejo, ambles sedalam 8 meter, setelah fondasi bangunan terseret arus sungai yang deras, setelah hujan deras mengguyur sejak Kamis siang (8/3/2019).

BACA JUGA:

Banjir Bandang dan Longsor Landa 3 Kecamatan di Brebes, Jembatan Putus

Diterjang Banjir Bandang, 2 Jembatan Trans-Flores Terputus

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah itu karena saat kejadian tidak ada warga yang melintas.

“Awalnya hujan deras tanpa henti sekitar 5 jam Kamis sore sampai agak malam. Fondasi bawah itu sepertinya habis diseret arus sungai yang deras. Malamnya, jembatan sudah ambles,” kata Ketua RT 2 Desa Bero, Rohmat, Jumat (8/3/2019).

Akibat jembatan yang terputus, warga terpaksa memutar ke lereng Gunung Kawi Sejauh tiga 3 kilometer (km) dengan kondisi jalan yang menanjak dan curam. Akses jalan ini juga digunakan sebagai alternatif untuk membawa hasil panen warga ke pasar yang ada di Malang.

“Karena jembatan ini ambles, jelas perekonomian warga jadi terhambat. Bagi kami, ini termasuk jalan poros, jalan utama penghubung Malang-Blitar yang selalu kami gunakan setiap hari,” kata warga, Hadi.

Meskipun jembatan telah ambles, pihak terkait belum menutup akses jalan tersebut. Hingga saat ini, sebagian warga masih nekat untuk melintasi jembatan tersebut.


Editor : Maria Christina