Hujat Banser di Medsos, Pemilik Akun Cinta Zain Dilaporkan ke Polisi

Hari Tambayong, Ihya' Ulumuddin ยท Selasa, 06 November 2018 - 08:55 WIB
Hujat Banser di Medsos, Pemilik Akun Cinta Zain Dilaporkan ke Polisi

Gambar berisi fitnah terhadap Banser yang diunggah akun facebook Cinta Zain yang dilaporkan Ansor ke Polda Jatim, Senin (5/11/2018) malam. (Foto: iNews/Hari Tambayong)

SURABAYA, iNews.id - Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP Ansor) Jawa Timur (Jatim) melaporkan pemilik akun facebook ‘Cinta Zain’ ke Subdit V Cyber Crime Polda Jatim, Senin (5/11/2018) malam. Laporan itu dibuat menyusul dugaan ujaran kebencian dan fitnah yang disampaikan pemilik akun tersebut. 

Sekitar pukul 21.00 WIB, Sekretaris PW GP Ansor Jatim M Abid Umar (Gus Abid) mendatangi Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim. Dia didampingi kuasa hukum dari LPBHNU PWNU Jatim Ja'far Sodiq. Mereka melaporkan akun Cinta Zain atas dugaan pelecehan terhadap Banser. 

Sebagaimana tertulis pada laman facebook milik akun Cinta Zain, Banser disebut sebagai organisasi ‘bangsat’ dan PKI. Tak hanya itu, akun tersebut juga menuding pemerintah sebagai rezim yang melahirkan pejabat-pejabat jahat. Sehingga mencetuskan Banser bangsat. Bahkan, di laman lain NU juga disebut sahabat Yahudi. 

Sekretaris PW GP Ansor Jatim M Abid Umar (jas hijau) saat mendatangi Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim, Senin (5/11/2018) malam. (Foto: iNews/Hari Tambayong).


Atas tulisan inilah Banser merasa terusik dan dilecehkan, sehingga melapor ke Polda Jatim. "Pemilik akun Cinta Zain ini telah menebar kebencian. Menyampaikan informasi, komentar dan video yang menjurus pada fitnah dan hate speech. Sehingga dikhawatirkan menimbulkan rasa benci dan permusuhan. Karena itu kami laporkan," kata Kuasa Hukum PW GP Ansor Jatim, M Ja'far Shodiq seusai laporan, Senin (5/11/2018). 

Menurut Ja'far, segala hal yang menyagkut fitnah dan ujaran kebencian harus ditangkal. Apalagi hal itu ditujukan kepada kelompok tertentu. Sebab, bila tidak, akan memicu terjadinya permusuhan dan perpecahan. "Itu kenapa kami mengambil langkah hukum ini," kata mantan aktifis PMII kelahiran Kora Batu ini.

Sementara itu, Sekretaris PW GP Ansor Jatim M Abid Umar mengatakan, langkah serentak juga akan dilakukan GP Ansor se-Indonesia. Ormas kepemudaan milik NU ini akan mencari dan melaporkan para penyebar hoax dan hate speech di media sosial. 

"Kami punya tim cyber dan akan menelusuri segala hal tentang hoax dan hate speech untuk selanjutnya dilaporkan pada pihak berwajib," katanya.

Sementara itu dalam kasus pelaporan ini, pemilik akun Cinta Zain diduga melanggar Undang-undang ITE Tahun 2016, Pasal 28 Ayat 2 tentang Ujaran Kebencian  atau hate speech dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.


Editor : Himas Puspito Putra