Ingin Jadi Artis, 25 Warga Kediri Tertipu Sinetron Sajadah Cinta

Ihya' Ulumuddin ยท Selasa, 30 Juli 2019 - 10:45 WIB
Ingin Jadi Artis, 25 Warga Kediri Tertipu Sinetron Sajadah Cinta

Warga menjadi korban penipuan bermodus tayangan sinetron fiktif Sajadah Cinta. Mereka ditipu sutradara gadungan dengan iming-iming menjadi artis. (Foto: iNews.id/Ihya Ulumuddin).

KEDIRI, iNews.id – Sedikitnya 25 warga Kabupaten Kediri, Jawa Timur (Jatim) menjadi korban penipuan bermodus tayangan serial televisi (sinetron) fiktif Sajadah Cinta. Mereka ditipu sutradara gadungan dengan iming-iming menjadi artis.

Pelaku yang juga sutradara gadungan, Robi Sudarsono (52), meyakinkan para korban kalau sinetron ini disebut akan tayang di salah satu televisi swasta nasional.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, para korban juga dimintai uang antara Rp1 juta hingga Rp20 juta. Nominal tersebut dibayar sesuai dengan jumlah episode tayang.

BACA JUGA: Masyarakat Diminta Tak Mudah Percaya Modus Penipuan Rekrutmen BIN dan ASN

"Pelaku menjanjikan kepada para korban untuk menjadi artis dalam film yang berjudul Sajadah Cinta. Agar bisa berperan di film itu, warga ditarik biaya bervariasi," kata Barung di Mapolda Jatim, Selasa (30/7/2019).

Untuk pendaftaran casting film misalnya, korban diminta membayar Rp150.000. Namun, bila nantinya mereka lolos, korban harus membayar uang lebih besar lagi, tergantung pada jumlah episode yang diikuti.

Masing-masing Rp1,5 juta untuk tujuh episode, lalu Rp5 juta (10 episode), Rp10 juta (30 episode). Kemudian Rp15 juta (38 episode) dan Rp20 juta episode tak terbatas.

"Sebagai gantinya, korban juga dijanjikan iklan produk Adidas serta gaji Rp75 juta," ujarnya.

Untuk meyakinkan para korban, pelaku menghadirkan sejumlah artis sinetron asal Ibu Kota. Mereka juga sempat melakukan produksi film Sajadah Cinta dengan para korban di sejumlah lokasi yang ada di Kediri.

BACA JUGA: Polisi Selidiki Kasus Pria Gondrong Pura-Pura Mati lalu Hidup Lagi di Sampang

"Korban mau saja. Sebab mereka juga ingin menjadi artis," katanya.

Kasus ini terbongkar setelah sinetron tak junjung tayang sesuai perjanjian. Padahal, pelaku sudah berjanji kalau ada dua televisi swasta nasional akan menayangkannya pada pertengahan Juli 2019 ini.

Namun, hingga tenggat memasuki akhir Juli 2019, sinetron Sajadah Cinta tak kunjung muncul, dan para korban yang curiga melaporkannya ke polisi.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal