Insiden Drama Surabaya Membara, Polisi Selidiki Dugaan Unsur Kelalaian

Antara ยท Sabtu, 10 November 2018 - 01:22 WIB
Insiden Drama Surabaya Membara, Polisi Selidiki Dugaan Unsur Kelalaian

Sejumlah penonton drama kolosal Surabaya Membara terjatuh dari viaduck dan terlindas kereta. (Foto: istimewa)

SURABAYA, iNews.id – Polrestabes Surabaya menyelidiki dugaan unsur kelalaian panitia penyelenggara pementasan drama kolosal "Surabaya Membara" di kawasan Tugu Pahlawan, Jumat (9/11/2018). Insiden ini menelan tiga korban jiwa dan 15 lainnya terluka akibat jatuh dari jembatan viaduck.

"Nanti akan kami selidiki kemungkinan adanya kelalaian dari pihak panitia," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan di lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

Dia mengungkapkan, korban meninggal serta luka-luka akibat kereta api tiba-tiba melintas di atas viaduk tersebut sesaat sebelum pementasan drama kolosal dimulai. “Para korban luka saat ini sudah dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.


BACA JUGA:

Korban Tewas Nonton Drama Surabaya Membara Jadi 3 Orang, 7 Luka-Luka

Ini Identitas 16 Korban Insiden Drama Kolosal Surabaya Membara

Kronologi Insiden Drama Kolosal Surabaya Membara yang Tewaskan 3 Orang


Diketahui, pementasan drama kolosal "Surabaya Membara" digelar rutin di sekitar Tugu Pahlawan. Selama delapan tahun terakhir, setiap tanggal 9 November diadakan acara dengan menutup Jalan Pahlawan Surabaya untuk memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November.

Secara berturut-turut selama tujuh tahun sebelumnya, viaduk rel kereta api di Jalan Pahlawan Surabaya itu selalu menjadi tempat favorit para warga untuk menyaksikan pementasan drama kolosal "Surabaya Membara". Selama itu pula setiap kali pertunjukan tidak pernah ada kereta api yang melintas.

Karenanya tadi malam, sebelum pertunjukan berlangsung, penggagas drama kolosal Surabaya Membara Taufik "Monyong" Hidayat, melalui pengeras suara mempersilakan warga kota yang sejak pukul 18.00 WIB sudah berdatangan untuk menonton agar mencari tempat senyaman mungkin dari sisi manapun kawasan Jalan Pahlawan Surabaya, termasuk dari atas viaduk.

Seniman yang juga Ketua Dewan Kesenian Jatim lantas mengungkapkan keprihatinan dan mengajak seluruh penonton lainnya berdoa bersama usai pementasan atas jatuhnya korban. Dia menyaksikan sendiri para korban sempat berlompatan dari atas viaduk setinggi enam meter saat kereta api tiba-tiba lewat.


Editor : Donald Karouw