Istri Pemilik Toko Batik yang Tewas Menghilang, Polres Madiun Buru ke Surakarta

Ihya' Ulumuddin, Arif Wahyudi Efendi ยท Selasa, 13 Agustus 2019 - 14:15 WIB
Istri Pemilik Toko Batik yang Tewas Menghilang, Polres Madiun Buru ke Surakarta

Petugas Polres Madiun mendatangi RSUD dr Soedono Madiun, Jatim, untuk memastikan hasil visum jenazah pemilik toko batik sekaligus driver ojol, Darwin Susanto (36), Selasa (13/8/2019). (Foto: iNews/Arif Wahyudi Efendi)

MADIUN, iNews.id – Tim Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Madiun memburu istri pemilik toko batik sekaligus driver ojek online (ojol) korban pembunuhan, Darwin Susanto (36), ke Surakarta, Jawa Tengah (Jateng). Polisi menduga istri korban berinisial MH, terlibat bahkan menjadi pelaku pembunuhan suaminya.

Dugaan polisi ini muncul karena istri korban mendadak hilang pascapenemuan mayat sang suami di rukonya. Bahkan, beredar kabar bahwa selama tinggal di ruko sewaan tersebut, MH kerap menganiaya suaminya.

Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Logos Bintoro mengatakan, pihaknya telah membentuk dua tim untuk mengungkap misteri pembunuhan pengusaha batik sekaligus driver ojol tersebut.

“Tim pertama menyisir lokasi sekitar TKP (tempat kejadian perkara). Sedangkan tim kedua fokus melakukan pengejaran istri korban ke luar kota. Kabar terakhir ada di Surakarta,” katanya di Madiun, Selasa (13/8/2019).

BACA JUGA:

Pemilik Toko Batik Sekaligus Driver Ojol di Madiun Tewas, Polisi: Korban Dibunuh

Pemilik Toko Batik di Madiun Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Tempat Tidurnya

Logos menjelaskan, berdasakan keterangan sejumlah saksi, istri korban memiliki gangguan kejiwaan. Namun, pihaknya tetap ingin mencari informasi lain untuk mengungkap kemungkinan lain mengenai kematian korban.

Diketahui, Minggu malam kemarin (11/8/2019), Darwin Susanto ditemukan tewas di ruko miliknya Jalan Panglima Sudirman, Caruban, Madiun. Korban pertama kali ditemukan adik iparnya, Susilo. Kondisinya tertelungkup di atas tempat tidur dan bersimbah darah.

Sementara istri korban, MH, menghilang pascakejadian. Sedangkan anak semata wayangnya dititipkan kepada orang tuanya di Nganjuk.

Tim kedokteran forensik Polda Jatim langsung melakukan visum terhadap jenazah korban di RSUD dr Soedono Madiun, Senin (13/8/2019). Hasilnya, Darwin Susanto, tewas akibat dibunuh karena terdapat sejumlah bekas penganiayaan di tubuhnya. Polisi belum memastikan cara pelaku menghabisi korban. Namun, dugaan kuat akibat benda tumpul.


Editor : Maria Christina