Jalan Yos Sudarso Surabaya Ditutup 6 Bulan, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

Ihya' Ulumuddin ยท Rabu, 28 Agustus 2019 - 12:52 WIB
Jalan Yos Sudarso Surabaya Ditutup 6 Bulan, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

Alun-Alun Surabaya yang pembangunannya akan berdampak pada penutupan Jalan Yos Sudarso hingga Desember mendatang. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id – Per 31 Agustus 2019, Jalan Yos Sudarso akan ditutup selama 30 tahun sebagai dampak pengerjaan proyek Alun-Alun Surabaya. Mengantisipasi terjadinya kemacetan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif.

Rekayasa lalu lintas ini disiapkan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan selama pengerjaan proyek. Beberapa di antaranya yakni dengan pembukaan road barrier (pembatas jalan) di Simpang Jalan Panglima Sudirman, Embong Wungu dan Jalan Embong Tanjung.

“Rekayasa lalin sama seperti tes PIT (Pile Integrity Test), hanya perbedaannya di Jalan Simpang Dukuh menjadi dua arah dan Jalan Ketabang Kali sisi timur akan berubah arah,” ujar Kasi Manajemen Rekayasa Lalin Dishub Surabaya Beta Ramadhani, Rabu (28/8/2019).

BACA JUGA: Pengerjaan Proyek Alun-Alun Surabaya, Jalan Yos Sudarso Ditutup selama 6 Bulan

Selain itu, Dishub juga merubah arus lalu lintas di Jalan Ketabang Kali sisi timur. Arah sebelumnya dari barat ke timur diubah sebaliknya menjadi timur ke barat. Jadi nantinya, arus lalu lintas dari Jalan Ketabang Kali sisi timur bisa menuju ke Jalan Yos Sudarso.

“Jalan Yos Sudarso sisi barat patung akan menjadi dua arah lalu lintas. Sementara Jalan Wali Kota Mustajab dapat belok ke kanan menuju Jalan Yos Sudarso sisi barat patung. Selain itu, dari Jalan Yos Sudarso sisi barat patung boleh lurus ke selatan dan belok ke kanan Jalan Ketabang Kali sisi barat,” katanya.

Kemudian simpang Jalan Boulevard-Ketabang Kali, dilakukan perubahan arus lalu lintas, yakni Jalan Ketabangkali sisi timur menjadi timur ke barat. Selanjutnya perubahan juga dilakukan di Jalan Plaza Boulevard menjadi satu arah dari selatan ke utara.

“Manajemen lalu lintas ini kami lakukan di simpang Jalan Kenari sampai Simpang Dukuh. Dari Jalan Genteng Besar pengendara tidak boleh belok kanan ke Jalan Simpang Dukuh. Nantinya Jalan Simpang Dukuh menjadi dua arah arus lalu lintas,” tuturnya.


Editor : Donald Karouw