Jembatan di Probolinggo Putus Diterjang Lahar Dingin Gunung Bromo

Hana Purwadi, Ihya' Ulumuddin ยท Kamis, 29 November 2018 - 11:25 WIB
Jembatan di Probolinggo Putus Diterjang Lahar Dingin Gunung Bromo

Jembatan bambu penghubung desa di Probolinggo, Jawa Timur, hancur setelah diterjang lahar dingin, Kamis (29/11/2018). (Foto: iNews/Hana Purwadi)

PROBOLINGGO, iNews.id - Lahar dingin kiriman dari Gunung Bromo menerjang Desa Patalan, Kecamatan Wonomerto, Kamis (29/11/2048). Akibatnya, jembatan penghubung antardesa putus. Jembatan dari bambu ini ambrol dan hanyut terseret derasnya aliran air bercampur lumpur. 

Beruntung saat lahar datang, tidak ada warga yang melintas. Kendati demikian warga di sejumlah desa terisolasi. Sebab tidak ada akses lain. Kecuali mereka memutar ke jalan alternatif sejauh 11 km. 

"Baru pagi tadi. Ada kiriman air dari Bromo. Mau tidak mau ya harus memutar jauh. Sekitar 11 km," kata Sugiono, warga setempat. 

Tak hanya warga Desa Patalan saja. Warga yang tinggal di enam desa juga terkena imbasnya. Aktivitas mereka terganggu lantaran tidak ada akses yang bisa dilalui.



Keenam desa tersebut antara lain Desa Arsongo, Bades, Ronggotali, Bringin Kembangan. Semuanya di wilayah Kecamatan Kuripan. Selain itu juga Desa Patalan dan Sepuh Gembol Kecamatan Wonomerto. 

Menurut keterangan warga, jembatan yang putus adalah akses alternatif. Sebab, jembatan utama di wilayah Wonomerto sedang dibangun. "Sudah tahap pengecoran. Tapi belum bisa dilalui. Kecuali kalau hanya jalan kaki. Itupun harus hati-hati," imbuh Junaidi, warga Wonomerto.

Dia berharap, pemerintah setempat segera membangun jembatan baru. Sehingga aktifitas warga normal kembali. "Kalau jembatan utama selesai, enak. Tapi kalau belum ya harus ada jembatan alternatif baru," tukasnya. 

Seperti diketahui, sejak dua hari lalu, hujan turun cukup lebat di kawasan Probolinggo. Akibatnya debit air sungai yang memiliki hulu di Gunung Bromo pun naik. Tak hanya air, material batu dan lumpur (lahar dingin) juga ikut terbawa.


Editor : Himas Puspito Putra