Kasus Suap Bupati Malang Rendra Kresna, KPK Kembali Geledah 4 Lokasi

Ilma De Sabrini ยท Kamis, 11 Oktober 2018 - 21:27 WIB
Kasus Suap Bupati Malang Rendra Kresna, KPK Kembali Geledah 4 Lokasi

KPK menggeledah empat lokasi di Kabupaten Malang untuk mencari barang bukti kasus suap Bupati Rendra Kresna, Kamis (11/10/2018). (Foto: iNews)

MALANG, iNews.id – Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah sejumlah tempat terkait kasus dugaan korupsi dengan tersangka Bupati Malang Rendra Kresna. Penggeledahan untuk melengkapi barang bukti kasus yang sedang ditangani.

”Dilakukan penggeledahan di empat lokasi, yaitu kantor dinas pariwisata, unit pelayanan pengadaan (UPL), dinas kesehatan, dan dinas peternakan Kabupaten Malang,” kata Juru Bicara KPK Febri Dianysah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (11/10/2018).

KPK telah menetapkan Rendra sebagai tersangka penerimaan suap dan gratifikasi. Dalam kasus suap, turut dijadikan tersangka yaitu Ali Murtopo dari pihak swasta. Adapun dalam kasus gratifikasi, tersangka lain yaitu Ery Armando Talla, juga dari swasta.

BACA JUGA: Bupati Malang Tersangka Suap dan Gratifikasi Rp7 Miliar

Dalam kasus ini, KPK sebelumnya menggeledah 15 lokasi, antara lain kantor Korwil Jatim NasDem, rumah dinas dan pendapa bupati, serta beberapa kantor dinas lainnya di Kabupaten Malang. Dari lokasi-lokasi tersebut KPK mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan penyidikan.

"Disita barang bukti elektronik dan dokumen-dokumen terkait proyek," kata Febri. Namun, mantan aktivis ICW ini belum menjelaskan secara spesifik proyek yang dimaksud.

BACA JUGA: Tersangka Suap, Bupati Rendra Kresna Politikus NasDem

Rendra diduga menerima suap terkait penyediaan sarana penunjang pada Dinas Pendidikan Kabupaten Malang 2011 dari Ali Murtopo Rp3,45 miliar. Uang suap ini merupakan fee proyek pengadaan buku dan alat peraga untuk SD dan SMP di Dinas Pendidikan Kabupaten Malang.

Sementara dalam kasus gratifikasi, Rendra menerima Rp3,55 miliar dari tersangka Ery Armando. Wakil Ketua KPK Saut Sitomorang mengatakan, penerimaan dari Ery diduga terkait dengan sejumlah proyek pada sejumlah dinas di Pemkab Malang.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dan Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyampaikan konferensi pers penetapan tersangka Bupati Malang Rendra Kresna di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/10/2018). (Foto: iNews.id/Ilma de Sabrini).


Editor : Zen Teguh