Kenal dari Medsos, 2 Pemuda di Probolinggo Cabuli Gadis SMP sampai 15 Kali

Hana Purwadi ยท Rabu, 09 Oktober 2019 - 12:25 WIB
Kenal dari Medsos, 2 Pemuda di Probolinggo Cabuli Gadis SMP sampai 15 Kali

Pemuda di Probolinggo ditangkap atas kasus pencabulan terhadap pelajar SMP. (Foto: iNews/Hana Purwadi).

PROBOLINGGO, iNews.id - Polisi menangkap dua pemuda di Kota Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), karena terbukti telah mencabuli dua orang gadis SMP. Mirisnya, kedua pelaku memulai aksinya dengan berkenalan dengan korban di media sosial.

Kedua pelaku yakni, DS (19) dan AR (18), warga Probolinggo. Mereka diduga telah mencabuli dua remaja putri yakni MW (14) dan MT (14), berulang kali. Aksi mereka terbongkar ketika kedua gadis tersebut bercerita ke orang tua mereka mengenai kejadian yang menimpanya.

"Korban masih di bawah umur, statusnya pelajar," kata Wakapolres Probolinggo Kota, Kompol Imam Pauji, di Kota Probolinggo, Jatim, Rabu (9/10/2019).

BACA JUGA: Ibu Muda di Cilacap Diperkosa Kakek 51 Tahun saat Suaminya Bekerja ke Luar Kota

Dia mengatakan, tersangka DS mencabuli MW di rumahnya saat orang tuanya pergi. Sedangkan AR melakukan aksi bejatnya kepada MT di dalam bengkel milik ayahnya.

Kedua korban kenal dengan para pelaku lewat media sosial. Berawal dari saling berbalas pesan, pelaku lalu menjalin hubungan asmara dengan para korban. Namun keduanya memiliki niat buruk, yakni mencabuli mereka.

Polisi mewawancara pelaku cabul di Probolinggo. (Foto: iNews).

 

"Jadi ada dua TKP. Kalau DS hanya berciuman dengan MW, sedangkan AR ini sudah berhubungan suami istri sebanyak 15 kali dengan MT," ujar dia.

Kasus ini terungkap bermula dari perilaku MW yang kerap murung. Orang tuanya pun memaksa anaknya bercerita, dan dia mendapati identitas DS di media sosial.

BACA JUGA: Bejat, Gadis SD di Lumajang Disekap dan Dijadikan Budak Seks selama 2 Tahun

Lantaran tidak terima dengan perlakuan pelaku, orang tua korban lantas melaporkannya ke polisi. Dari hasil penyelidikan kepolisian, DS, ternyata memiliki teman AR yang juga terlibat kasus serupa.

"Bahkan sudah sampai berhubungan badan," ujar dia.

Dari pemeriksaan polisi, kedua pelaku tidak dalam pengaruh minuman keras (miras) saat melakukan pencabulan terhadap korban. Mereka hanya merayu korban dan akhirnya melancarkan aksi bejat tersebut.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal