Kereta Api Rapih Dhoho Tabrak Minibus di Jombang, Guru dan 3 Murid Tewas

Mukhtar Bagus ยท Kamis, 12 September 2019 - 20:36 WIB
Kereta Api Rapih Dhoho Tabrak Minibus di Jombang, Guru dan 3 Murid Tewas

Warga saat memadati perlintasan kereta tanpa palang pintu yang menjadi TKP kecelakaan maut di Desa Mojotrisno, Jombang. (Foto: iNews/Mukhtar Bagus)

JOMBANG, iNews.id - Kecelakaan maut di perlintasan kereta api tanpa palang pintu terjadi di Jombang, Jawa Timur, Kamis (12/9/2019) sore. Sebuah minibus jenis Datsun Go berpelat nomor S 1681 ZD tertabrak kereta. Dalam peristiwa itu, seluruh penumpang kendaraan berjumlah empat orang tewas.

Informasi yang dirangkum iNews, keempat korban yakni seorang guru dan ketiga muridnya. Baru satu identitas yang diketahui yakni Wawan Raharja, warga asal Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Jombang. Wawan merupakan guru Sekolah Islam Cendikia Harapan (SICH), sedangkan ketiga identitas siswanya belum diketahui.

Kecelakaan maut ini diduga lantaran minibus memaksa menyeberang saat Kereta Api Rapih Dhoho jurusan Surabaya-Blitar sedang melintas di perlintasan Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto. Kerasnya benturan membuat minibus ringsek dan terpental hingga 30 meter.


Pantauan di lokasi, seluruh korban sudah dievakuasi petugas dan warga ke RSUD Jombang. Tak ada warga yang tahu persis saat terjadinya kecelakaan maut tersebut.

BACA JUGA: Kecelakaan Beruntun Kijang Tabrak Motor dan Angkot di Temanggung, 1 Tewas 2 Luka

“Saya tahunya kereta itu melintas dari arah barat. Tiba-tiba mobil ini sudah terguling. Ada dua yang meninggal dan dua masih ada nadinya. Semua korban langsung dibawa ke rumah sakit memakai pikap dan ambulans,” ujar Roful, warga setempat.

Informasinya, saat kejadian korban Wawan sedang mengantar ketiga muridnya untuk pulang. Namun dalam perjalanan terjadi kecelakaan. Di lokasi juga seorang kerabat korban menangis histeris di tengah kerumunan warga. Dia langsung ke rumah sakit begitu diberitahu jika seluruh korban sudah dievakuasi. Kasus kecelakaan maut ini masih dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Jombang.


Editor : Donald Karouw