Kondisi Kesehatan Korban yang Dihamili Ayah Kandung di Sidoarjo Menurun

Ihya' Ulumuddin, Pramono Putra ยท Jumat, 02 Agustus 2019 - 12:40 WIB
Kondisi Kesehatan Korban yang Dihamili Ayah Kandung di Sidoarjo Menurun

Ilustrasi korban pemerkosaan. (Foto: Okezone)

SIDOARJO, iNews.id – Kondisi kesehatan NM (17), korban yang dihamili ayah kandung di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), menurun. Siswi kelas II Sekolah Menengah Atas (SMA) itu lemas dan hanya bisa terbaring di rumah sempit di Desa Buncitan, Kecamatan Sedati.

Hasil pemeriksaan dokter puskesmas, tekanan darah NM menurun. Kondisi ini diduga efek dari kehamilan dan psikis korban. Sebab, sampai saat ini korban NM masih syok. Dia begitu terpukul atas tindakan biadab ayah kandungnya.

Atas saran tim medis Puskesmas, NM perlu mendapatkan perawatan ekstra. Dia juga harus berada di lingkungan yang bersih dan sehat. Karena itu, sejak beberapa hari lalu, warga dan perangkat desa meminta NM pindah ke puskesmas untuk menadapatkan perawatan.

BACA JUGA:

4 Tahun Digauli Ayah Kandung, Siswi SMP di Sidoarjo 2 Kali Hamil

Kisah Kelam Gadis 13 Tahun di Padangsidimpuan, 6 Tahun Dicabuli Ayah Kandung

Apalagi, rumah yang ditempati korban saat ini cukup sempit dan kumuh. Sementara dia harus tinggal bertiga dengan ibu dan seorang adik. Namun, korban NM menolak. Alasannya, dia masih takut dan tidak ingin jauh-jauh dengan ibu dan adik kandungnya.

“Kami sudah meminta kepada ibu korban agar NM dievakuasi ke puskesmas. Tetapi sampai sekarang belum dilakukan,” kata petugas medis Puskesmas Sedati, Sidoarjo, Sri Sundari, Jumat (2/8/2019).

Sementara itu, ibu korban, Tumini (39), semakin khawatir dengan kondisi anaknya saat ini. Menurut dia, sejak kejadian asusila itu, NM lebih banyak diam dan termenung. Dia tidak lagi riang dan bersosialisasi seperti biasanya.

“Sekarang lebih banyak diam. Padahal dia ini periang. Dia juga pintar di sekolah,” akunya.

Tumini saat ini hanya bisa pasrah. Dia berharap, anak sulungnya selalu mendapat perlindungan dan pertolongan Allah.

Diketahui, NM menjadi korban kebiadaban ayah kandungnya Muslimin (39). Selama empat tahun, NM diperkosa Muslimin hingga hamil dua kali. Pada kehamilan pertama, janin NM yang saat itu masih duduk di SMP digugurkan. Kini, NM kembali hamil dan telah memasuki usia kandungan delapan bulan.


Editor : Maria Christina