Korupsi Jasmas DPRD Surabaya, Hari Ini Kejari Tanjung Perak Panggil 3 Tersangka

Ihya' Ulumuddin ยท Senin, 26 Agustus 2019 - 01:05 WIB
Korupsi Jasmas DPRD Surabaya, Hari Ini Kejari Tanjung Perak Panggil 3 Tersangka

Kejari Tanjung Perak Surabaya hari ini memanggil tiga tersangka kasus korupsi Jasmas DPRD Surabaya. (Foto: SINDOnews)

SURABAYA, iNews.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak akan memanggil tiga tersangka kasus dugaan korupsi proyek Jasmas DPRD Surabaya, Senin (26/8/2019) hari ini.

Ketiga tersangka masing-masing Ratih Retnowati (anggota DPRD Surabaya aktif); Dini Rojanti dan Syaiful Saidi, keduanya mantan anggota DPRD Surabaya.

Pemanggilan tersebut merupakan yang pertama kalinya setelah mereka ditetapkan sebagai tersangka. Sebelumnya, saat masih berstatus saksi, ketiganya juga dipanggil penyidik Kejari Tanjung Perak. Namun, tak satu pun dari mereka hadir dengan berbagai alasan.

“Untuk tiga tersangka dijadwalkan Senin ini (26 Agustus 2019),” kata Kasi Intel Kejari Tanjung Perak Surabaya Lingga Nuarie, Minggu (25/8/2019).

Namun, Lingga belum memastikan kehadiran tiga tersangka tersebut. Sebab, sampai saat ini ketiganya belum memberikan konfirmasi kehadiran. “Belum tahu (datang atau tidak), yang pasti kami sudah mengirimkan surat panggilan,” ujarnya.

BACA JUGA:

Korupsi Jasmas Surabaya, Kejaksaan Tahan Lagi Satu Anggota DPRD

Dugaan Korupsi Jasmas, 4 Anggota DPRD Kota Surabaya Mangkir Panggilan Kejari

Lingga menjelaskan, surat panggilan untuk mereka telah dikirimkan melalui Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Surabaya dan informasinya sudah disampaikan ke fraksi.

Diketahui, Senin (19/8/2019), Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak menetapkan tiga anggota DPRD Kota Surabaya sebagai tersangka dugaan korupsi dana Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) Pemkot Surabaya 2016. Mereka adalah Ratih Retnowati, Syaiful Aidy dan Dini Rijanti.

Kepala Kejari Tanjung Perak, Rachmat Supriady mengatakan, sebenarnya, ketiga anggota DPRD Kota Surabaya itu dipanggil penyidik Kejaksaan terkait kasus Jasmas. Namun, mereka mengaku tidak dapat memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan dengan alasan tertentu.

“Kami akan melakukan panggilan ulang terhadap ketiganya. Jika tidak datang, ada upaya hukum lainnya, termasuk panggil paksa dan pencekalan,” katanya.

Sebelumnya, Kejari telah menahan tiga tersangka dalam kasus sama. Mereka adalah Sugito; Aden Daramawan; dan Binti Rochmah. Ketiganya ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim.

Dalam perkara ini, modus yang dilakukan para tersangka adalah dengan menyetujui pengajuan proposal dari Agus Setiawan Jong (terdakwa dalam perkara yang sama). Agus mengkoordinir 230 RT yang ada di Surabaya. Nilainya mencapai Rp5 miliar. Ratusan proposal RT itu diminta Agus untuk pengadaan tenda, kursi dan sound system. Proposal itu diajukan ke para tersangka. 

Setelah disetujui, para tersangka ini menerima fee dari Agus. Para tersangka dijerat Pasal 2 dan 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) juncto UU Nomor 21 tentang perubahan atas Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.


Editor : Kastolani Marzuki