Kronologi Kecelakaan KA Rapih Doho Tabrak Datsun di Jombang, 4 Orang Tewas

Mukhtar Bagus ยท Kamis, 12 September 2019 - 22:39 WIB
Kronologi Kecelakaan KA Rapih Doho Tabrak Datsun di Jombang, 4 Orang Tewas

Mobil Datsun Go Panca dievakuasi setelah ditabrak KA Rapih Doho di perlintasan Desa Sumbermulyo, Jombang. (Foto: iNews.id/Mukhtar Bagus)

JOMBANG, iNews.id – Kasus kecelakaan maut di perlintasan kereta api tanpa palang pintu terjadi di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Jombang, Jawa Timur, Kamis (12/9/2019) sore.

Kecelakaan tersebut menewaskan empat penumpang mobil Datsun Go Panca merah nopol S 1681 ZD. Mobil tersebut bahkan ringsek setelah ditabrak KA Rapih Doho yang melaju kencang.

Keempat korban yakni Wawan Raharja, warga asal Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Jombang. Korban merupakan guru Sekolah Islam Cendikia Harapan (SICH).

Sedangkan ketiga korban lainnyak merupakan siswa SICH. Mereka masing-masing Fajar Nur Hidayat (13) dan Sabanet De Dayev (13), keduanya warga Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang; dan Nabila Hada Salsabila (13) asal Sidoarjo.

BACA JUGA:

Kereta Api Rapih Dhoho Tabrak Minibus di Jombang, Guru dan 3 Murid Tewas

Ini Identitas 4 Korban Tewas Kecelakaan KA Rapih Doho Tabrak Datsun di Jombang

Kecelakaan maut ini diduga lantaran minibus memaksa menyeberang saat Kereta Api Rapih Doho jurusan Surabaya-Blitar sedang melintas di perlintasan Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto. Kerasnya benturan membuat minibus ringsek dan terpental hingga 30 meter.

“Mobil itu melaju dari arah utara dan menyeberang ke selatan. Pengemudi mobil mungkin kurang hat-hati saat menyeberang rel. Dari arah barat, melaju kencang KA Rapih Dhoho langsung nabrak mobil korban,” kata Roful, warga Sumbermulyo.

Warga yang mendengar benturan keras itu langsung berdatangan ke lokasi. Mereka melihat kondisi mobil sudah ringsek dan terseret sejauh 30 meter dari lokasi kejadian.

Tak lama berselang, petugas Satlantas Polres Jombang tiba di lokasi kejadian. Petugas dibantu warga kemudian mengevakuasi seluruh korban ke RSUD Jombang.


Editor : Kastolani Marzuki