Marah Jarinya Dicelup Tinta, Pria di Blitar Ngamuk Serang Anggota KPPS

Okezone, Avirista Midaada ยท Rabu, 17 April 2019 - 21:43 WIB
Marah Jarinya Dicelup Tinta, Pria di Blitar Ngamuk Serang Anggota KPPS

Ilustrasi jari dicelup tinta. (Foto: dok iNews)

BLITAR, iNews.id – Keributan saat pencoblosan terjadi di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 16 di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Jawa Timur, Rabu (17/4/2019). Seorang pria mengamuk usai mencoblos dan pulang ke rumah mengambil senjata tajam serta mencoba menyerang anggota KPPS.

Informasi yang diperoleh, pemicu keributan hanya lantaran masalah sepele. Pria berinisial YA (38) ditengarai tak terima jarinya dicelupkan tinta oleh petugas KPPS usai mencoblos.

Kepala Seksi Keamanan Pemerintahan dan Ketertiban Umum Kelurahan Sukorejo Iwan Purwanto mengatakan, sesuai aturan pemilih harus mencelupkan jarinya ke tinta usai mencoblos. Namun karena salah paham, YA marah ke salah satu petugas KPPS saat jarinya dicelupkan tinta.

"Iya tadi memang ada laporan sedikit keributan sekitar jam 10 pagi. Keributannya di TPS 16," ujar Iwan.

BACA JUGA: Polisi dan Bawaslu Tangkap 7 Remaja di Mandailing Natal Ikut Nyoblos

Dia menjelaskan, YA tak terima setelah jarinya dicelupkan tinta oleh petugas KPPS. Dia kemudian pulang ke rumah dan kembali membawa senjata tajam serta membuat keributan dengan menyerang leher anggota KPPS tersebut.

"Yang bersangkutan berusaha melukai petugas. Namun berhasil dilerai warga. Petugas tersebut mengalami luka ringan di bagian dagu akibat sayatan senjata tajam dan menjalani perawatan ringan," katanya.

Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Sirega membenarkan kejadian itu. Pihaknya sendiri langsung mengamankan YA dan saat ini masih dimintai keterangan atas motif penganiayaan yang dilakukannya.

"Kasusnya masih kami dalami. Yang besangkutan sudah kami amankan untuk diminta keterangan,“ ucapnya.


Editor : Donald Karouw