Masjid Cheng Ho Surabaya Donasikan Rp800 Juta untuk Korban Gempa

Antara ยท Minggu, 14 Oktober 2018 - 08:16 WIB
Masjid Cheng Ho Surabaya Donasikan Rp800 Juta untuk Korban Gempa

Situasi pascagempa mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. (Foto: Antara)

SURABAYA, iNews.id - Masjid Cheng Ho di Surabaya mendonasikan Rp800 juta untuk membantu korban bencana alam di Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) serta Pulau Sapudi, Jawa Timur (Jatim). Donasi tersebut dihimpun dari jamaah selama kurang lebih seminggu.

Ketua Pelaksana Harian Yayasan Haji Muhammad Cheng Ho, Liemfuk Shan menyebut, hingga petang hari atau sesaat menjelang perayaan HUT ke- 16 Masjid Cheng Ho Surabaya dimulai, donasi yang terkumpul masih berjumlah sekitar Rp500 juta.

Di penghujung acara HUT, yang berlangsung di halaman depan Masjid Cheng Ho Surabaya, pada sekitar pukul 23.00 WIB, ketua Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Jatim, Haryanto Satriyo mengumumkan donasi yang terkumpul telah mencapai Rp800 juta.

Dari keseluruhan nilai donasi tersebut pihaknya kemudian memilah senilai Rp500 juta didonasikan untuk korban gempa dan tsunami di Palu, Sigi dan Donggala. "Sisanya, senilai Rp300 juta, kami donasikan untuk korban gempa bumi di Pulau Sapudi, Jatim," katanya saat dikonfirmasi di sela perayaan HUT ke-16 Masjid Cheng Ho di Surabaya, Sabtu (13/10/2018) malam.

HUT ke- 16 Masjid Cheng Ho Surabaya mengambil tema "Merayakan Kebhinekaan dengan Mengundang Berbagai Lapisan Masyarakat dari Lintas Agama".

Konsulat jenderal (Konjen) atau perwakilan pejabat dari negara-negara sahabat yang ada di Surabaya juga tampak turut diundang. Konjen Cina di Surabaya Gu Jingqi mengapresiasi Masjid Cheng Ho Surabaya yang telah berdiri selama 16 tahun dan memberi pengaruh positif terhadap masyarakat Indonesia secara luas.

"Yayasan Haji Muhammad Cheng Ho sebagai pengelola Masjid Cheng Ho telah banyak menyumbang, tidak hanya bagi masyarakat etnis Tionghoa, melainkan kepada semua etnis di Indonesia. Keberadaan Masjid Cheng Ho telah memberi keharmonian bagi masyarakat Indonesia," katanya.


Editor : Himas Puspito Putra