Mau Kabur, Istri Pemilik Toko Batik yang Tewas Ditangkap Polisi di Surabaya

Ihya' Ulumuddin ยท Rabu, 14 Agustus 2019 - 11:34 WIB
Mau Kabur, Istri Pemilik Toko Batik yang Tewas Ditangkap Polisi di Surabaya

Petugas Polres Madiun memasang garis polisi di rumah tempat penemuan mayat pemilik toko batik, Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Pandean, Kecamatan Caruban, Kabupaten Madiun, Jatim, Senin (12/8/2019). (Foto: Okezone)

MADIUN, iNews.id – Polisi akhirnya menangkap Mira Happy, istri pemilik toko batik sekaligus driver ojek online di Kabupaten Madiun, Jawa Timur (Jatim), Darwin Susanto (35), yang tewas, Minggu (11/8/2019) lalu. Mira ditangkap polisi di kawasan Rungkut, Surabaya, saat menunggu bus untuk kabur.

Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Logos Bintoro mengatakan, semula Mira terlacak polisi berada di Surakarta. Atas informasi itu pula, dia menerjunkan tim untuk memburu Mira di wilayah tersebut. Namun, rupanya Mira lebih dulu kabur.

“Semula memang di Surakarta. Tetapi, setelah itu kabur ke Surabaya. Untungnya tim kami cepat menangkap sebelum berpindah lokasi lagi,” kata Logos kepada wartawan, Rabu (14/8/2019).

BACA JUGA:

Pemilik Toko Batik di Madiun Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Tempat Tidurnya

Pemilik Toko Batik Sekaligus Driver Ojol di Madiun Tewas, Polisi: Korban Dibunuh

Berdasarkan penelusuran polisi, Mira di Surabaya hanya transit setelah kembali dari Surakarta. Istri korban Darwin ini hendak melanjutkan perjalanan ke luar kota lagi.

Kini, Mira masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Madiun. Ibu satu anak ini juga masig berstatus sebagai saksi. Kendati ada dugaan Mira pelaku pembunuhan, polisi belum menemukan bukti kuat atas dugaan itu.

“Dia masih belum bisa dimintai keterangan. Ucapannya berbeda-beda. Malah kadang ngamuk. Karena itu kami harus berhati-hati,” katanya.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan memeriksa kejiwaan Mira. Ini dilakukan untuk memastikan apakah Mira masih normal atau mengalami gangguan jiwa. Upaya ini diambil polisi karena sebelumnya Mira punya riwayat gangguan kejiwaan. Bahkan, saat ini masih menjadi pasien dokter jiwa di RSUD dr Soeroto, Kabupaten Ngawi.

Logos menjelaskan, saat ini Mira menjadi saksi mahkota bagi penyidikan kasus dugaan pembunuhan Darwin Susanto. Sebab, selain dia, tidak ada saksi lain yang diduga mengetahui misteri pembunuhan pria yang juga driver ojek online itu.

Diketahui, Minggu malam kemarin, Darwin Susanto ditemukan tewas di ruko miliknya Jalan Panglima Sudirman, Caruban, Madiun. Korban pertama kali ditemukan adik iparnya, Susilo. Kondisinya tertelungkup di atas tempat tidur dan bersimbah darah.


Editor : Maria Christina