Mengaku Polisi dan PNS, Warga Sidoarjo Tipu Korban Belasan Juta Rupiah

Yoyok Agusta ยท Rabu, 07 November 2018 - 11:44 WIB
Mengaku Polisi dan PNS, Warga Sidoarjo Tipu Korban Belasan Juta Rupiah

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhamad Harris menunjukkan barang bukti yang disita dari tersangka penipuan di Polresta Sidoarjo, Rabu (6/11/2018). (Foto: iNews/Yoyok Agusta)

SIDOARJO, iNews.id – Seorang pria di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), ditangkap karena menipu sejumlah warga dengan mengaku sebagai anggota Polrestabes Surabaya dan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pelaku mengiming-imingi bisa mencarikan korban pekerjaan hingga tertipu belasan juta rupiah.

Hasil penyelidikan Polresta Sidoarjo, selama beraksi, pelaku Suhermanto (36), warga Desa Kepunten, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo itu, telah menipu empat korban. Modus yang dilancarkan pelaku, yaitu mengaku bisa memasukkan korbannya bekerja sebagai tukang parkir di Bandara Internasional Juanda Sidoarjo dan menjadi karyawan di PT Gudang Garam.

Untuk lebih meyakinkan korban, pelaku mengaku sebagai anggota Polrestabes Surabaya dengan membeli atribut Polri. Pelaku juga terkadang mengaku bekerja sebagai PNS di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Dalam aksinya, dia juga menggunakan surat perjanjian bermaterai sehingga para korban merasa lebih yakin padanya.

Pelaku terlebih dahulu meminta korban menyerahkan sejumlah uang dengan jumlah bervariasi dari Rp4 juta hingga belasan juta rupiah untuk memuluskan jalannya ke perusahaan yang dimaksud. Namun, hingga beberapa lama, korban tak kunjung bekerja di perusahaan yang dijanjikan pelaku.

BACA JUGA:

Mengaku Kerabat Keraton, Warga Jepara Tipu Korban hingga Rp1 Miliar

Polda Jatim Ringkus Dukun Pengganda Uang Bergaya Kanjeng Dimas

Karena jengkel tak kunjung mendapatkan pekerjaan yang dijanjikan, korban lalu melaporkan penipuan yang dilakukan pelaku ke Satreskrim Polresta Sidoarjo. Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita hasil uang setoran dan seragam polisi serta PNS.

“Pelaku ini dua tahun terakhir menganggur, sebelumnya menjadi sopir truk. Sampai saat ini pelaku beraksi sendiri atau pelaku tunggal dengan modus barang-barang ini. Pelaku berputar-putar ke daerah khususnya di Jawa Timur untuk mencari targetnya,” kata Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhamad Harris di Polresta Sidoarjo, Rabu (6/11/2018).

Sementara tersangka Suhermanto mengatakan, dia melakukan penipuan dengan mengaku sebagai polisi dan PNS untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Atribut Polri dan PNS saya beli,” kata Suhermanto.

Guna penyelidikan lebih lanjut, pelaku dijebloskan ke penjara. Suhermanto dijerat dengan Pasal 378 dan 372 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.


Editor : Maria Christina