Mensos Agus Gumiwang Berikan Santunan bagi Korban Gempa di Sumenep

Diaz Abraham ยท Jumat, 12 Oktober 2018 - 11:48 WIB
Mensos Agus Gumiwang Berikan Santunan bagi Korban Gempa di Sumenep

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita saat mengunjungi salah satu korban luka gempa di Puskesmas Gayam, Pulau Sapudi, Sumenep. (Foto: Istimewa)

SUMENEP, iNews.id – Kementerian Sosial (Kemensos) bereaksi cepat membantu korban bencana gempa berkekuatan 6,0 Skala Richter (SR) yang melanda belasan daerah di Jawa Timur (Jatim) dan Bali pada Kamis (11/10/2018) pukul 01.44 WIB. Khususnya bagi warga yang ada di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, sebagai daerah terdampak paling buruk atas musibah ini.

Merespons peristiwa tersebut, Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita langsung berangkat ke Pulau Sapudi, Kamis (11/10/2018). Dia mengunjungi lokasi terdampak gempa dan menemui 16 korban yang mendapat perawatan di Puskesmas Gayam.

Dalam kunjungannya, Mensos Agus Gumiwang mengungkapkan rasa bela sungkawa kepada keluarga korban yang meninggal saat terjadinya becanan gempa. Selain itu mensos berharap, korban luka dapat segera pulih dan bisa kembali menjalani aktivitasnya kembali.


"Mewakili pemerintah pusat saya mengucapkan turut berduka cita atas bencana gempa bumi yang terjadi. Kepada keluarga korban meninggal, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan. Sementara untuk 24 warga lainnya yang mengalami luka-luka, harapan saya semoga mereka segera pulih," kata Mensos Agus Gumiwang di Puskesmas Gayam, Sumenep, Kamis (11/10/2018).


BACA JUGA:

Mensos Agus Gumiwang Kunjungi Pulau Sapudi untuk Temui Korban Gempa

5 Fakta Gempa Situbondo, Goncangan Dirasakan di 18 Kabupaten/Kota

Takut Gempa Susulan di Sumenep, Ratusan Warga Tidur di Luar Rumah


Dalam kunjungan tersebut, mensos menyerahkan santunan kepada ahli waris dari tiga korban meninggal atas nama almarhum H Nadar, Nuril Kasmilia, dan almarhum Sarwini. Selain itu juga diserahkan santuan 20 tenda gulung, 50 velbed, 60 selimut, 60 paket sandang, 20 kasur, 20 foodware dan enam tenda keluarga.


Agus menilai, dalam kondisi bencana seperti ini, peran pemerintah amat penting untuk memastikan segala keperluan warga terdampak gempa terpenuhi dan tertangani dengan baik.

"Dengan kita (pemerintah) hadir di tengah-tengah mereka, ada semangat untuk bangkit. Ada perasaan tenang karena mereka (korban) tidak sendiri. Di saat yang sama, pemerintah juga harus bekerja cepat dan tanggap dalam penanganan korban bencana," ujarnya.


Diketahui, BMKG menginformasikan terjadinya gempa dekat Situbondo berkekuatan 6,0 SR pada Kamis (11/10/2018) pukul 01.44 WIB. Pusat gempa ada di 55 km arah timur laut Kota Situbondo, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jatim dengan kedalaman 12 km.

Dalam bencana gempa ini, tiga orang meninggal dan 24 orang mengalami luka-luka. Semuan korban berasal dari Kabupaten Sumenep. Sementara itu terdata 241 rumah di Kecamatan Gayam dan Nonggunong mengalami kerusakan akibat guncangan gempa bumi.


Editor : Donald Karouw