Minibus Tabrak 2 Pemotor di Jalur Blitar-Kediri, 1 Kritis dan 3 Luka Berat

Robby Ridwan ยท Selasa, 11 Juni 2019 - 18:09 WIB
Minibus Tabrak 2 Pemotor di Jalur Blitar-Kediri, 1 Kritis dan 3 Luka Berat

Petugas Satlantas Polres Blitar saat olah TKP kecelakaan. (Foto: iNews/Robby Ridwan)

BLITAR, iNews.id – Kecelakaan terjadi di jalur penghubung Blitar-Kediri, Selasa (11/6/2019) siang. Minibus yang dalam perjalanan pulang selepas mudik menabrak dua pengendara motor yang melaju dari arah berlawanan hingga mengakibatkan seorang kritis dan tiga luka-luka.

Informasi yang dirangkum iNews, peristiwa ini berawal saat pengemudi mobil Yanus Tegar melaju tak terkendali dari arah timur ke barat. Mobil lalu berjalan keluar jalur dan menabrak dua kendaraan yang saat itu melintas di tempat kejadian perkara (TKP). Benturan itu membuat keempat pengendara motor yang masih satu keluarga terlempar dan mengalami sejumlah luka-luka.

Identitas mereka yakni Ninda (21) yang kondisinya kritis, kemudian Agustin (26), Tajuit (62 tahun) dan Angger (12). Keempatnya kini dalam penanganan intensif di Rumah Sakit (RS) Kristen Budi Rahayu Kota Blitar. Mereka merupakan warga Desa Jimbe, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.

BACA JUGA: Mobil Tabrak Motor hingga Masuk Jurang, 4 Orang Kritis

“Saya melihat minibus itu melaju di arah berlawanan dan terdengar bunyi benturan keras. Tahu-tahunya motor Scoopy-nya sudah ada di bawah mobil Avanza,” ujar saksi mata di TKP Nur Ali, Selasa (11/6/2019).

Polisi yang mendapat informasi langsung datang ke lokasi kecelakaan. Selanjutnya petugas melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi maupun pengemudi mobil.

“Pengakuan pengemudi mobil dia hilang konsentrasi hingga mobil yang ada di jalur kiri bergeser ke lajur kanan. Saat itu dari arah berlawanan sedang melintas rombongan motor yang langsung ditabrak mobil,” ujar Kasatlantas Polresta Blitar AKP Bayu Halim.

Kasus kecelakaan ini sudah ditangani Satlantas Polres Blitar. Polisi mengamankan satu minibus dan dua unit motor sebagai barang bukti penyelidikan lebih lanjut.


Editor : Donald Karouw