Mobil Boks Tabrak Bus di Jombang, 1 Tewas dan 4 Luka Serius

Tritus Julan ยท Minggu, 02 Juni 2019 - 14:13 WIB
Mobil Boks Tabrak Bus di Jombang, 1 Tewas dan 4 Luka Serius

Polisi saat mengamankan TKP kecelakaan di Jalan Raya Jombang-Perak. (Foto: SINDOnews/Tritus Julan)

JOMBANG, iNews.id – Tabrakan maut bus dan mobil boks terjadi di Jalan Raya Nasional Jombang-Perak, tepatnya di Desa Glagahan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (2/6/2019) pagi. Dalam kejadian ini, satu tewas dan empat lainnya luka serius.

Informasi yang diperoleh, identitas korban meninggal diketahui bernama Regan Leonardo (31) warga Desa Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Korban merupakan penumpang mobil boks.

Sementara empat korban luka yakni, Rachmad Harditiyananta sopir mobil boks, kemudian kernet bus Harapan Jaya Ahmad Jaelani (30) warga Desa Keras, Kecamatan Keras, Kabupaten Kediri. Selanjutnya Makwaniyah (56) dan M Yusuf Habibi, keduanya asal Dusun Jajar, Desa Sumbergayam, Kecamatan Durenan, Trenggalek. Korban luka dan meninggal telah dievakuasi ke RSUD Jombang.

BACA JUGA: Bus Angkut Puluhan Pemudik Terperosok di Palopo, Penumpang Trauma

Kanit Laka Satlantas Polres Jombang Iptu Sulaiman mengatakan, kronologi kecelakaan bermula saat mobil boks Grand Max dengan nomor polisi L 9313 NQ berjalan dari arah timur kebarat. Diduga pengemudi, Rachmad Harditiyananta (25) asal Dusun Pandean, Desa Banjarkemantren, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, membawa kendaraan dalam kondisi mengantuk.

"Mobil boks itu oleng ke kanan. Kemudian saat bersamaan dari arah berlawanan melintas Bus Harapan Jaya nopol AG 7282 US melaju dengan kecepatan tinggi. Tabrakan pun tak terhindarkan akibat human error," ujar Sulaiman, Minggu (2/6/2019).

Pengemudi bus jurusan Tulungagung-Surabaya Gatot Supriadi (39) warga Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kediri, sebenarnya sudah berusaha menghindar. Dia membelokan kemudinya ke kiri, namun karena kecepatan yang tinggi benturan keras kedua kendaraan pun tak terelakan.

"Untuk korban meninggal dan luka sudah kami evakuasi ke rumah sakit. Sementara dua kendaraan akan kami derek ke kantor. Kami masih meminta keterangan saksi termasuk sopir mobil boks dan bus untuk kronologi detail kecelakaannya," tutur Sulaiman.


Editor : Donald Karouw