Mobil Datsun Go Tertabrak Kereta, PT KAI Akan Tutup Perlintasan di Sumbermulyo

Ihya' Ulumuddin, Mukhtar Bagus ยท Jumat, 13 September 2019 - 11:42 WIB
Mobil Datsun Go Tertabrak Kereta, PT KAI Akan Tutup Perlintasan di Sumbermulyo

Perlintasan tanpa palang pintu di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jatim, yang akan ditutup PT KAI. (Foto: iNews/Mukhtar Bagus)

JOMBANG, iNews.id – Pascakecelakaan maut mobil Datsun Go Panca yang tertabrak Kereta Api (KA) Rapih Doho, Kamis (12/9/2019) sore, PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menutup perlintasan tak berpintu di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim). Upaya ini untuk menghindari kecelakaan serupa di perlintasan sebidang tersebut.

Rencana penutupan ini disampaikan Kapolres Jombang AKBP Fadli, pascakecelakaan yang menewaskan empat korban penumpang Datsun Go Panca merah nopol S 1681 ZD, yakni tiga orang siswa dan satu guru, Kamis (12/9/2019). Selain kecelakaan itu, selama ini juga kecelakaan sering terjadi di kawasan itu dan memakan korban jiwa.

“Ada rencana perlintasan akan ditutup. Saya setuju itu, dan memang harus begitu. Sebab, di sana tidak ada palang pintu,” kata Kapolres Jombang, Jumat (13/9/2019).

BACA JUGA:

Kronologi Kecelakaan KA Rapih Doho Tabrak Datsun di Jombang, 4 Orang Tewas

Ini Identitas 4 Korban Tewas Kecelakaan KA Rapih Doho Tabrak Datsun di Jombang

Apalagi, jalur yang bertemu dengan perlintasan kereta api tersebut hanya merupakan jalur alternatif. Bukan jalur utama. “Jadi kalau titutup tidak masalah. Sebab, masih ada jalur lain yang bisa dilalui,” katanya.

Fadli mengakui, selama ini masyarakat lebih memilih jalur di perlintasan tanpa palang pintu karena memang jaraknya lebih dekat dengan perkampungan. Padahal, ada jalur lain yang lebih aman karena telah dilengkapi palang pintu.

“Tetapi, itulah masyarakat. Mereka lebih memilih yang dekat. Tau mau memutar. Padahal berbahaya,” katanya.

Diketahui, mobil Datsun Go Panca merah nopol S 1681 ZD tertabrak KA Rapih Doho yang melaju kencang saat melintas di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Ssumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Kamis (12/9/2019) sore. Akibat insiden ini, empat orang penumpang mobil tewas.

Mereka adalah seorang guru dan tiga orang siswanya. Adapun identitasnya, yakni Wawan Raharja, warga asal Desa Mojotrisno, Kecamatan Mojoagung, Jombang, guru Sekolah Islam Cendikia Harapan (SICH).

Sementara tiga siswanya yang tewas yakni, Fajar Nur Hidayat (13) dan Sabanet De Dayev (13), keduanya warga Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang; dan Nabila Hada Salsabila (13) asal Sidoarjo.


Editor : Maria Christina