Nilai Ujian Jeblok, Siswa SMK di Magetan Nekat Bunuh Diri

Sindonews, Asfi Manar ยท Jumat, 15 Maret 2019 - 03:14 WIB
Nilai Ujian Jeblok, Siswa SMK di Magetan Nekat Bunuh Diri

Ilustrasi gantung diri. (Foto: dok iNews)

MAGETAN, iNews.id – Aksi nekat mengakhiri hidup dilakukan seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Magetan, Jawa Timur. Dia gantung diri dengan menggunakan tali sepatu dalam kamarnya diduga lantaran malu nilai ujiannya jeblok, Kamis (14/3/2019).

Informasi yang dirangkum, identitas korban bunuh diri yakni Baharudin (18), siswa kelas III SMK Katoharjo. Anak kedua dari pasangan Setu dan Murtini itu ditemukan pertama kali dalam posisi gantung diri oleh ibunya saat hendak membersihkan kamar.

Peristiwa itu pun menggemparkan warga Desa Bayem Taman, Kecamatan Kartoharjo, Magetan. Diduga pelaku yang sering mengamen di sela kesibukan sekolah, sering menjadi korban perundungan (bully) teman dan lingkungan rumah karena nilainya kurang baik.

BACA JUGA: Mahasiswa ITERA Bunuh Diri Loncat dari Gedung Transmart Lampung

Namun, Wakil Kepala Sekolah SMK Kartoharjo Arif Mukhayat mengatakan, almarhum dalam keseharian tergolong anak yang periang dan mudah bergaul. Sebelumnya, selama tiga hari terakhir dirinya mengikuti ujian pertengahan semester.

“Tidak ada tanda-tanda kejanggalan pada tingkah lakunya,” katanya.

Polisi yang menerima informasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengidentifikasi jasad korban. Hal ini untuk memastikan penyebab kematian, apakah bunuh diri atau sebab lain. Setelahnya, jenazah Baharudin dimakamkan di permakaman desa dan diantar ratusan teman sekolah.


Editor : Donald Karouw