Oknum Mengaku Polisi Peras Manajer Vanessa Angel Rp20 Juta

Ihya' Ulumuddin ยท Selasa, 08 Januari 2019 - 14:48 WIB
Oknum Mengaku Polisi Peras Manajer Vanessa Angel Rp20 Juta

Vanessa Angel usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim terkait kasus prostitusi online yang menjeratnya, beberapa waktu lalu. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - Kasus prostitusi artis ternyata dimanfaatkan pihak-pihak tak bertanggung jawab. Mereka mengaku sebagai Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimus Polda Jatim, AKBP Harissandi dan meminta uang damai Rp20 juta kepada manajer Vanessa Angel, Lidya. 

Permintaan itu disampaikan kepada manajer Vanessa melalui sambungan telepon. Sebagai imbalannya, kasus Vanessa akan dihentikan. Karena panik, Lidya pun memberikan uang sesuai permintaan. Kini, Lidya sadar menjadi korban penipuan dan melapor ke Sentra Pelayanan Kepololisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim.

"Siang tadi manajer Vanessa, Ibu Lidya mendatangi SPKT Polda Jatim. Jadi, ada yang mengatasnamakan AKBP Harissandi meminta agar Ibu Lidya mentransfer uang Rp20 juta untuk menghentikan kasus Vanessa," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Selasa (8/1/2019).

BACA JUGA: 

Kronologi Versi Vanessa Angel: Saya Pakai Baju, Duduk, Berani Sumpah

Pengacara: Vanessa Angel Dijebak, Tidak Ada Uang Rp80 Juta

Prostitusi Artis, Polisi: Status Vanessa Bisa Berubah Jadi Tersangka


Atas laporan ini, Barung mengaku, telah mengonfirmasi Kasubdit V Cyber Crime Polda Jatim AKBP Harisandi dan ternyata tidak benar. Tak hanya itu, pihaknya juga sudah mencocokkan nomor penelpon tersebut dengan seluruh penyidik di Ditreskrimsus Polda Jatim. Hasilnya, tidak ada satupun nomor yang sesuai.

Kendati demikian, laporan tersebut tetap diproses. Hari ini, aparat kepolisian tengah menelusuri identitas penelpon tersebut.

"Karena itu, kami mengimbau kepada siapapun untuk jangan pernah percaya jika ada yang menghubungi mengatasnamakan Polda Jatim. Tadi sudah ada yang lapor. Untuk itu kami harap jangan pernah percaya jika ada yang menelepon mengatasnamakan Polda Jatim," ucapnya.


Editor : Himas Puspito Putra