Pasutri Ditemukan Tewas di Surabaya, Suami Gantung Diri dan Istri di Lantai

Hari Tambayong ยท Minggu, 09 Juni 2019 - 19:04 WIB
Pasutri Ditemukan Tewas di Surabaya, Suami Gantung Diri dan Istri di Lantai

Kamar kos tempat pasangan suami istri ditemukan tewas di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (9/6/2019). (Foto: iNews/Hari Tambayong)

SURABAYA, iNews.id – Sepasang suami istri ditemukan tewas di kamar kos di perkampungan Kupang Gunung Timur 4 Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Minggu pagi (9/6/2019). Sang suami ditemukan gantung diri sementara sang istri ditemukan di lantai kamar dengan luka berdarah di kepala.

Penemuan mayat suami istri, Sumardi (56) dan Romiyah (55), yang berasal dari Losari Timur, Kabupaten Mojokerto itu pun mengejutkan warga di perkampungan Kupang Gunung Timur Gang 4 Surabaya.

Jenazah keduanya pertama kalinya ditemukan oleh tetangga kos bernama Tatik, Minggu pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Saksi lewat di depan kos korban saat akan mandi. Saksi kaget melihat Sumardi terlihat di depan pintu dan sempat disangka tertidur. Namun saat dia mendekatinya, ternyata korban sudah tak bernyawa dengan cara gantung diri.

“Saya kira orangnya tidur, waktu saya lewat tadi mau mandi. Ternyata orangnya sudah meninggal,” kata saksi, Tatik.

BACA JUGA:

Pasutri Pengusaha Sawit Tewas Dirampok, Jasad Kedua Korban Dibuang di Jurang

Pasutri di Boyolali Tewas Tidak Wajar, Polisi Temukan Surat Wasiat

Sementara sang istri, Romiyah, baru diketahui juga tewas setelah tubuh Sumardi jatuh karena tali yang digunakan gantung diri terputus. Romiyah tewas dengan luka di bagian kepala.

Wakil Kepala Polsek Sawahan Surabaya AKP Eko Sudarmanto mengatakan, setelah menerima laporan warga, polisi kemudian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selain menemukan mayat Sumardi yang sudah jatuh di lantai, polisi menemukan jenazah istrinya Romiyah dalam posisi telentang di lantai kamar kos. Wajahnya berlumuran darah tertutup bantal dan mulutnya tersumpal kain. Di dekat jenazahnya ditemukan sebongkah batu dengan bercak darah.

“Tali jemuran yang digunakan korban untuk gantung diri berwarna biru terputus, mungkin karena sering digunakan. Di belakangnya ditemukan jenazah istrinya. Tim Inafis tadi sudah turun ke TKP dan kedua jenazah sudah dievakuasi ke RSUD dr Soetomo,” katanya.

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan motif tewasnya pasutri ini. Namun, informasi dari keluarga korban dan tetangga, penyebabnya diduga masalah rumah tangga. Karena itu, pihak keluarga menolak jenazah pasutri tersebut diautopsi.


Editor : Maria Christina