PBNU Kecam Pemelintir Surat Masyayikh Ponpes Lirboyo Dukung Jokowi

Kastolani ยท Kamis, 14 Maret 2019 - 21:09 WIB
PBNU Kecam Pemelintir Surat Masyayikh Ponpes Lirboyo Dukung Jokowi

Surat maklumat masyayikh Ponpes Lirboyo yang diedit dan dipelintir. (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Pengurus Besar Nahdlatul ulama (PBNU) mengecam keras pelaku yang memelintir surat maklumat masyayikh (para sesepuh) pondok pesantren (Ponpes) Lirboyo.

Surat maklumat yang dikeluarkan pada Selasa (12/3/2019) oleh tiga sesepuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur itu berisi dukungan atas pencalonan Jokowi-Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019. 

Maklumat tersebut disampaikan dalam bentuk video dan surat edaran yang ditandatangi oleh KH M Anwar Manshur (pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo), KH Abdulloh Kafabih Mahrus (Ketua Umum Pengurus Pusat Himpunan Alumni Santri Lirboyo). 

Namun, surat maklumat itu kemudian dipelintir sedimikan rupa menjadi dukungan bagi pasangan calon nomor urut 02 Prabowo-Sandi. Surat pelintiran itu kemudian beredar di media sosial.

Ketua PBNU bidang Hukum, HAM dan Perundang-Undangan, Robikin Emhas mengaku tidak habis mengerti darimana sumber moral keberanian memalsukan surat kiai. “Hasrat politik dilepaskan dari ilmu dan akhlak. Sangat memprihatinkan,” kata Robikin dalam cuitannya di akun@robikinemhas, Kamis (14/3/2019).

BACA JUGA: 3 Sesepuh Ponpes Lirboyo Keluarkan Maklumat Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin



Belakangan diketahui, pelaku yang mengedit atau memelintir surat maklumat masyayikh itu adalah Arief Wicaksono, warga Surabaya. Arief kemudian mengakui perbuatannya dan telah meminta maaf langsung ke Ponpes Lirboyo dengan membuat surat pernyataan permohonan maaf. Dia juga siap diproses hukum apabila ditemukan bukti baru.

 


Editor : Kastolani Marzuki