Pelajar dari 30 SMP di Surabaya Diperkenalkan Teknologi Mobil Hidrogen

Ihya' Ulumuddin, Antara ยท Kamis, 14 Maret 2019 - 23:42 WIB
Pelajar dari 30 SMP di Surabaya Diperkenalkan Teknologi Mobil Hidrogen

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat mencoba menaiki mobil teknologi hidrogen, Kamis (14/3/2019). (Foto: iNews.id/Ihya Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id – Ratusan pelajar dari perwakilan 30 Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Surabaya diperkenalkan teknologi mobil hidrogen buatan Inggris. Mobil itu didatangkan langsung Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik di SMP Negeri 1 Surabaya, Kamis (14/3/2019).

"Ini sangat penting untuk masa depan kita semua. Di era ini, kita semua menghadapi ancaman perubahan iklim. Maka kami berusaha menciptakan solusi seperti alat transportasi mobil ramah lingkungan," kata Moazzam Malik.

Menurutnya, pihaknya sengaja membawa satu unit mobil hidrogen yang diciptakan perusahaan Inggris bernama Arcola Energy untuk dikenalkan kepada para pelajar SMP di Surabaya. Kendaraan ini diharapkan dapat menjawab permasalahan teknologi transportasi masa depan.

Dia menjelaskan di dalam mobil itu terdapat alat elektrolisis yang berfungsi mengubah air masuk menjadi hidrogen dan udara. Kemudian ditangkap sebuah alat bernama fuel cell yang berfungsi merubah hidrogen menjadi listrik.

"Dari listrik itulah kendaraan dapat dioperasikan," ujarnya.

BACA JUGA: Bawa Trofi Liga Champions, Puyol Disambut Fans Barcelona di Surabaya

Kendaraan itu ditenagai sel bahan bakar hidrogen 100 % nol emisi (Electrik Vehicle Powered by Hydrogen fuel Cell). Artinya, kendaraan tersebut tidak menggunakan bahan bakar dari fosil dan berbasis elektrik, terlebih dapat mengisi daya menggunakan energi listrik.

Moazzam juga berpesan kepada semua pelajar yang juara ataupun yang belum berhasil untuk tetap terus berkarya, memberikan dampak positif terhadap bangsa dan berperan aktif terhadap menjaga lingkungan hidup.

"Saya berharap pelatihan ini berguna dan bermanfaat untuk Indonesia. Kalian semua adalah duta besar untuk gaya hidup yang ramah lingkungan," katanya.

Strategy Director Arcola Energy Richard Kemp-Harper menuturkan, pengenalan teknologi hidrogen ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda di Indonesia. Membangun kesadaran dan mempercepat penetrasi energi terbarukan di masa depan.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berpesan kepada para pelajar yang ikut kompetisi agar dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Dia juga mengimbau pada perwakilan dari 30 sekolah itu untuk terus belajar dan paham akan kondisi masa datang.

"Anak-anakku, suatu hari nanti bahan bakar fosil seperti bensin dan gas akan habis. Maka itu diciptakanlah energi ramah lingkungan. Kalian bisa belajar dan percayalah suatu hari nanti ilmu ini akan terpakai. Ibu senang kalian mau berkumpul untuk belajar. Ibu juga sudah lihat hasil karya kalian dan ibu senang sekali," kata Risma.

Sementara itu, sebagai langkah awal kerja sama, Arcola Energy dan Serba Dinamik Indonesia juga memberikan satu unit minivan hidrogen kepada Pemkot Surabaya. Mobil itu akan dikirim langsung dari Inggris.


Editor : Donald Karouw