Pemprov Jatim Klaim Harga Bawang Putih Mulai Turun Jadi Rp35.000 per Kg

Ihya' Ulumuddin · Rabu, 15 Mei 2019 - 06:16 WIB
Pemprov Jatim Klaim Harga Bawang Putih Mulai Turun Jadi Rp35.000 per Kg

Harga bawang putih di Jawa Timur mulai menurun setelah bawang impor didistribusikan ke pasar-pasar tradisional. (Foto: Antara)

SURABAYA, iNews.id – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengklaim harga bawang putih di pasaran mulai turun. Harga komoditas ini yang sebelumnya mencapai Rp40.000-Rp50.000 per kilogram (kg), kini turun menjadi Rp35.000-Rp36.000.

Sukses ini, kata Khofifah, tak lepas dari distribusi bawang impor yang merata di sejumlah pasar tradisional di Jatim. Tanggal 10 Mei lalu, 15.000 ton bawang putih dari China tiba di Pelabuhan Tanjung Perak.

“Bawang impor itu telah terdistribusi secara berkala ke pasar di Jawa Timur. Sekarang sudah turun kan harganya. Kalau tidak salah harga di pasar sudah Rp35.000,” kata Khofifah seusai acara buka bersama dengan DPRD Provinsi Jatim, Selasa (14/5/2019).


BACA JUGA: Bawang Putih Masih Mahal, Ekonom Prediksi karena Terkendala Distribusi


Khofifah mengatakan, melonjaknya harga bawang putih mencapai lebih dari Rp40.000 per kg di berbagai pasar di Indonesia, termasuk di Jatim, karena terjadi kelangkaan stok dan pasokan.

Saat berkunjung ke salah satu pasar di Sidoarjo awal Ramadan lalu, Khofifah membenarkan sebagian dari 115.000 ton bawang putih impor masuk melalui Pelabuhan Tanjung Perak pada 10 Mei. Jatah untuk Jatim sebanyak 15.000 ton.

“Waktu itu, kan, saya bilang masuk tanggal 10, saya perkirakan tanggal 15 Mei sudah sampai di pasar di Jawa Timur. Nah, ternyata, datang tanggal 10 itu, tanggal 12 sudah turun, lalu selanjutnya turun lagi,” katanya.

Dia memastikan, di pasar yang menjadi titik pantau Badan Pusat Statistik (BPS), harga bawang putih sudah Rp35.000 kg. Bahkan, di salah satu pasar di Kediri yang sempat dia datangi, harganya Rp32.000.

“Harapan saya sih, bisa Rp22.000 (per kilogram). Itu harapan saya. Artinya, titik normal sebelum adanya titik kelangkaan,” kata Ketua Umum PP Muslimat NU ini.

Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim, harga bawang putih jenis kating sempat mencapai titik Rp43.000 per kg. Sedangkan jenis sinco mencapai Rp31.000. Kondisi ini memaksa Pemprov Jatim melakukan operasi pasar khusus bawang putih di sejumlah pasar tradisional.


Editor : Maria Christina