Penderita Gangguan Jiwa Bisa Gunakan Hak Pilih di Pemilu 2019

Ihya' Ulumuddin ยท Kamis, 22 November 2018 - 14:10 WIB
Penderita Gangguan Jiwa Bisa Gunakan Hak Pilih di Pemilu 2019

Komisioner KPU Jatim Choirul Anam memberikan salinan DPT Pemilu 2019 hasil perbaikan kepada perwakilan partai politik peserta Pemilu, Rabu (14/11/2018) lalu. (Foto: iNews.id/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id – Penderita gangguan jiwa tidak kehilangan hak demokrasi pada pemilihan umum (Pemilu) 2019 mendatang. Mereka tetap punya kesempatan untuk menggunakan hak pilih sebagaimana masyarakat pada umumnya.

Untuk menjamin hak politik tersebut, KPU Jawa Timur (Jatim) bahkan telah membuat surat edaran kepada seluruh KPU kabupaten/kota di Jatim untuk memberikan kesempatan bagi mereka memilih.

Komisioner KPU Jatim Choirul Anam menjelaskan, orang dengan penyandang penyakit jiwa dikategorikan dalam berkebutuhan khusus atau disabilitas tunagrahita. “Dari dulu memang sudah kami daftar, tinggal memang ini hanya penegasan,” kata Choirul di Surabaya, Kamis (22/11/2018).


BACA JUGA: DPT Jatim untuk Pemilu 2019 Bertambah 521 Ribu Pemilih


Khusus terkait warga yang punya gangguan jiwa, Anam meminta masyarakat untuk tidak membayangkan mereka yang dirawat di rumah sakit jiwa seperti orang gila di jalanan. “Di rumah sakit jiwa, mereka ada yang dikategorikan menderita gangguan jiwa depresi, stress,” ujarnya.

Anam mengatakan, penderita gangguan jiwa ada kalanya juga sudah sembuh dan sakit kembali atau ada gangguan lagi. Karena itu, mereka tetap didata dan disediakan tempat pemungutan suara (TPS) khusus.

“Lepas kemudian ketika hari H tanggal 17 April yang bersangkutan sembuh, maka mereka bisa saat itu juga menggunakan hak pilihnya. Tetapi ketika yang bersangkutan masih belum sembuh, ada gangguan, ya tentu yang bersangkutan tidak bisa kita berikan hak pilih,” paparnya.

Anam menjelaskan, sebagaimana diatur dalam undang undang, semua masyarakat, semua penduduk, memiliki hak pilih. Kualifikasinya berusia 17 tahun atau lebih dan sudah atau pernah kawin.

Untuk diketahui, KPU Jatim telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPT-HP) kedua untuk Pemilu 2019. Jumlahnya mencapai 31.011.960 pemilih, meliputi 15.264.920 pemilih laki-laki dan 15.747.040 perempuan. Jumlah DPT ini sudah termasuk penyandang disabilitas dan gangguan jiwa.


Editor : Maria Christina