Pengakuan Mengejutkan Busani soal Pembunuhan Suaminya Surono yang Dikubur di Bawah Musala

Bambang Sugiarto ยท Sabtu, 09 November 2019 - 15:59 WIB
Pengakuan Mengejutkan Busani soal Pembunuhan Suaminya Surono yang Dikubur di Bawah Musala

Busani menceritakan awal pembunuhan suaminya Surono kepada wartawan di Jember, Jatim, Jumat (9/11/2019). (Foto: iNews/Bambang Sugiarto)

JEMBER, iNews.id – Kasus pembunuhan Surono, juragan kopi di Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim), mengejutkan masyarakat. Surono tewas dibunuh oleh istrinya Busani dan anak kandung, Bahar. Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Namun, Busani yang telah ditahan polisi memberikan pengakuan mengejutkan soal penyebab pembunuhan Surono, kronologi, hingga kejadian setelah itu. Pembunuhan itu berawal dari perubahan prilaku korban setelah sukses menjadi juragan kopi.

Menurut Busani, sebelum sukses menjadi petani kebun kopi, mahligai rumah tangganya dengan Surono, rukun dan tentram. Namun, Surono berubah sejak setelah kebun kopinya berkembang baik. Dia tidak lagi baik kepada Busani dan Bahar.

“Dia sering jalan sendiri, makan di warung pun sendiri. Kalau ditanyain, dia bilang ndak usah nanya-nanya, bukan urusan kamu. Dia marah-marah,” kata Busani, Jumat (8/11/2019).

 

BACA JUGA:

6 Fakta Lengkap Kasus Surono, Dibunuh Istri dan Anak, Mayatnya Dicor di Lantai Musala

Begini Persekongkolan Ibu dan Anak Bunuh Ayah dan Kubur Mayat di Bawah Musala Rumah

 

Sementara Surono semakin sukses. Uang hasil kebun kopi terus mengalir. Sejak itulah Surono, menurut Busani, memiliki selingkuhan. Dia bahkan pernah memergoki Busani di sebuah kebun bersama selingkuhannya yang diketahui pekerja di kebun kopi.

“Teman-teman juga bilang, Surono punya pacar. Dia pernah pergi ke Bali, empat bulan,” katanya.

Kemarahan Busani menjadi dendam karena perselingkuhan Surono. Apalagi saat dia mengingatkan agar tidak bermain api, Surono menjadi-jadi. Malah, Surono semakin pemarah dan suka memukul.

“Dia bahkan bilang sama anak saya perempuan, suruh ibumu cari laki-laki lain. Sama saya juga dia bilang sambil marah-marah, cari suami lain. Awal nikah dia sebenarnya sudah sering mukul, tapi saya semakin sering lagi dipukul setelah dia sukses dan selingkuh,” katanya.

 

BACA JUGA: Terungkap, Surono yang Dikubur di Musala Ternyata Dibunuh Istrinya dan Anak Kandung

 

Dia juga tidak lagi memberi nafkah materi kepada Busani. Akibatnya, kebutuhan hidup Busani diberikan oleh putrinya bernama Fatim yang bekerja sebagai TKI di Malaysia. “Saya sakit hati. Anak saya perempuan juga tahu ayahnya berselingkuh. Dia bilang, jangan sedih.,” kata Busani.

Bagi Busani, hari-harinya pun mulai seperti hampa. Putranya Bahar yang sering meminta uang kepada Surono, tidak pernah lagi diberikan. Karena terus meminta, Busani kasihan. Dia pernah meminjam uang ke bank untuk diberikan kepada Bahar. Saat panen kopi, uang hasil panenan itu lah yang digunakan untuk membayar utang di bank.


Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2 3 Tampilkan Semua