Penyelidikan Kasus SDN Gentong Ambruk, Labfor Temukan Indikasi Kesalahan Konstruksi

Hari Tambayong ยท Jumat, 08 November 2019 - 13:27 WIB
Penyelidikan Kasus SDN Gentong Ambruk, Labfor Temukan Indikasi Kesalahan Konstruksi

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera. (Foto: iNews/Hari Tambayong)

SURABAYA, iNews.id – Penyelidikan kasus atap sekolah ambruk di SDN Gentong, Pasuruan, menemukan indikasi kesalahan pada konstruksi bangunan. Hal ini sesuai hasil olah TKP tim Labfor Mabes Polri cabang Surabaya yang mendapati adanya dugaan penyimpangan konstruksi dan bahan material dalam pembangunan.

Perkembangan terkini, Polda Jawa Timur (Jatim) akan segera melakukan gelar perkara untuk menentukan bisa atau tidaknya kasus ini masuk ranah pidana.

“Yang jelas ada temuan indikasi penggunaan material dan konstruksi yang salah. Ini sementara disiapkan untuk gelar perkaranya,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Jumat (8/11/2019).

BACA JUGA: Hasil Penyelidikan Labfor, Polisi Ungkap 3 Penyebab Atap SDN Gentong Pasuruan Ambruk

Menurutnya, kesalahan konstruksi yang dimaksud yakni ketidaksesuaian penggunaan material dalam pembangunan SDN Gentong.

“Misalnya harus menggunakan bahan A, namun yang dipakai bahan B,” katanya.

Untuk pengembangan penyidikan, Polda Jatim telah mengambil alih penanganan kasus yang menyebabkan dua korban tewas dan belasan lainnya terluka. Polisi juga telah selesai olah TKP dan saat ini masih dalam proses meminta keterangan saksi maupun pihak konstraktor, sekaligus kuasa pemegang anggaran (KPA) serta pejabat pembuat komitmen (PPK).

Sebelumnya, atap bangunan SDN Gentong di Jalan KH Sepuh, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur, ambruk saat proses belajar mengajar, Selasa (5/11/2019) pagi. Dua orang tewas dalam insiden ini, sedangkan 11 lainnya terluka. Identitas korban meninggal, masing-masing atas nama Irza Almira Ramadani, (8) dan Sevina Arzy Wijaya (19), guru pengganti.


Editor : Donald Karouw