Polda Jatim Amankan Bom Molotov dari Rombongan Massa People Power 22 Mei

Ihya' Ulumuddin · Senin, 20 Mei 2019 - 15:36 WIB
Polda Jatim Amankan Bom Molotov dari Rombongan Massa People Power 22 Mei

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan berbicara kepada salah satu rombongan massa yang akan mengikuti aksi people power di Surabaya, Senin (20/5/2019). (Foto: iNews.id/Ihya’ Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id – Polda Jawa Timur (Jatim) mengamankan benda mirip bom molotov dari rombongan massa people power, Senin (20/5/2019). Benda berupa botol berisi bahan bakar dan sumbu tersebut ditemukan dalam bagasi mobil salah satu rombongan.

Penemuan benda berbahaya ini terjadi saat polisi melakukan pemeriksaan terhadap tiga rombongan mobil Elf berisi 54 penumpang di Jembatan Suramadu. Dari salah satu mobil itulah, polisi mencium bau menyengat, menyerupai bau minyak tanah sehingga ketiga mobil dibawa ke Mapolda Jatim.

“Ini baru saja diperiksa tadi. Ada kita lihat benda yang mencurigakan lagi didalami oleh tim penyidik dan nanti baru salah satu dari tiga kendaraan ini akan kita periksa satu persatu dari mana asal usul barang tersebut," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Senin (20/5/2019).

BACA JUGA:

Polda Jatim Pulangkan 1.200 Orang Massa Aksi People Power dari Berbagai Daerah

4 Penyelenggara Tur Jihad untuk Aksi People Power Diamankan Polda Jatim

Luki belum memastikan tingkat bahaya (hulu ledak) benda mirip bom molotov tersebut. Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan, termasuk dari mana asal-usul benda tersebut.

“Ada 4 botol. Ada juga satu kotak lain, belum kami lihat. Ini masih didalami,” katanya.


Empat botol kecil bersumbu yang diduga bom molotov diamankan dari bagasi sejumlah warga asal Sampang yang akan ikut aksi people power di Jakarta, Senin (20/5/2019). (Foto: iNews.id/Ihya’ Ulumuddin)

 

Hasil pemeriksaan sementara, tiga rombongan tersebut hendak menuju Jakarta. Sebagaimana rombongan lain yang digagalkan, mereka juga hendak bergabung dengan kelompok yang akan mengikuti aksi people power di Jakarta.

“Mereka (rombongan) ini dari Sampang akan berangkat ke Jakarta. Tetapi, membawa benda seperti ini. Tentu berbahaya sekali. Mudah-mudahan masyarakat paham,” katanya.

Sebelumnya, polisi juga menggagalkan keberangkatan 1.200 orang massa people power ke Jakarta. Mereka diamankan di beberapa tempat di Jawa Timur dan dipulangkan kembali ke daerah asal. Selain dari beberapa wilayah di Jatim, mereka juga berasal dari Kalimantan Selatan dan Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT).


Editor : Maria Christina