Polda Jatim Gerebek Tempat Karaoke dengan Tarian Striptis di Blitar

Ihya' Ulumuddin, Robby Ridwan ยท Selasa, 04 Desember 2018 - 12:30 WIB
Polda Jatim Gerebek Tempat Karaoke dengan Tarian Striptis di Blitar

Rumah Karaoke Maxi Brilliant di Kota Blitar yang diduga menyediakan pertunjukan tarian striptis. (Foto: iNews/Robby Ridwan)

BLITAR, iNews.id - Aparat Polda Jatim mengerebek pertunjukan striptis di rumah karaoke Maxi Brilliant di Kota Blitar, Jawa Timur. Dua orang penari diamankan, begitu juga petugas admin, operasional, serta pemilik rumah karaoke. 

Tak hanya itu, polisi juga mengamankan 20 wanita pemandu lagu, serta koordinatornya (mami). Total ada 25 orang. Mereka kini tengah menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim. 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mengera membenarkan penggerebakan ini. Namun, barung belum menjelaskan pasal maupun terangka dalam kasus ini. "Tunggu. Nanti akan kita rilis. Ada beberapa orang yang kami amankan," katanya, Selasa (4,12,2018).

Sementara itu, menurut sejumlah saksi, penggerebekan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, puluhan anggota polisi masuk ke dalam rumah karaoke dan terjadi keramaian. 

"Sejak pukul 11.00 WIB sebenarnya sudah ada polisi di sekitar lokasi. Tetapi, baru dinihari ada keramaian. Katanya ada tari bugil. Saya sendiri hanya tahu ada ramai-ramai pas mau pulang," kata Nanang, Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar lokasi. 

Informasi yang dihimpun, ini adalah kali kesekian Polda Jatim menggerebek kasus tarian striptis di wilayah Mataraman. Beberapa waktu lalu, polisi juga membongkar kasus serupa di wilayah Tulungagung. 

Sejak beberapa tahun terakhir, tempat hiburan malam tumbuh subur di wilayah Mataraman, terutama Tulungagung. Selain menjual minimam keras, tempat hiburan ini umumnya juga mempekerjakan pemandu lagu, hingga pertunjukan erotis untuk menarik pengunjung.

Sementara itu, pemilik Karaoke Maxi Brilian, Heru Sugeng Priyono membantah jika di lokasi karaoke miliknya, menyediakan jasa penari telanjang. Selama ini, dirinya selalu melakukan pengawasan secara ketat pada tingkatan manajemennya.


Editor : Himas Puspito Putra