Polda Jatim Layangkan Surat Panggilan ke-2 untuk Veronica, Red Notice Disiapkan

Rahmat Ilyasan ยท Selasa, 10 September 2019 - 16:00 WIB
Polda Jatim Layangkan Surat Panggilan ke-2 untuk Veronica, Red Notice Disiapkan

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menjelaskan perkembangan penanganan kasus tersangka Veronica Koman di Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa (10/9/2019). (Foto: iNews/Rahmat Ilyasan)

SURABAYA, iNews.id – Polda Jawa Timur (Jatim) melayangkan surat pemanggilan kedua kepada tersangka Veronica Koman, setelah mangkir saat pemanggilan pertama. Jika tidak juga direspons, Polda Jatim siap mengeluarkan red notice untuk tersangka kasus provokasi dan penyebaran berita bohong dalam aksi di asrama mahasiswa Papua, Jalan Kalasan Surabaya itu.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, penyidik mengirimkan surat pemanggilan kedua karena hingga batas akhir pemanggilan pertama, Veronica tidak mengindahkannya. Polisi mengirimkan surat pemanggilan pertama itu ke dua alamat Veronica di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.

“Panggilan kedua ini kami sudah melibatkan Hub Inter (Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri),” ujar Kapolda Jatim saat konferensi pers di Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa (10/9/2019).

BACA JUGA:

Polda Jatim Minta Imigrasi Cabut Paspor Tersangka Kerusuhan Papua Veronica Koman

Penyebab Kerusuhan Papua, Keterlibatan Veronika Koman Dinilai Sangat Kuat

Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri selanjutnya akan mengirimkan surat pemanggilan kedua untuk Veronica Koman melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) negara yang diduga menjadi tempat VeroniCa saat ini berada.

Kapolda menegaskan, polisi memberikan tenggat waktu kepada Veronica untuk memenuhi panggilan kedua sebagai tersangka. Penyidik memberikan batas toleransi hingga dua pekan mendatang mengingat tersangka diduga kuat berada di luar negeri.

Namun, jika pemanggilan kedua tidak diindahkan, polisi segera menerbitkan surat daftar pencarian orang (DPO). Selanjutnya, polisi juga akan menerbitkan surat red notice untuk memulangkan Veronica Koman dari negaranya berada saat ini.

“Ini berat kalau sudah keluar red notice, yang bersangkutan tidak akan bisa keluar dan bepergian ke mana-mana. Ada 190 negara yang bekerja sama dengan kita. Kami berharap mudah-mudahan di panggilan kedua ini, Veronica merespons,” katanya.

Kapolda Jatim menambahkan, penyidik sudah mulai melakukan pengembangan penyidikan terhadap dua rekening milik Veronica Koman yang berhasil disita oleh penyidik. Pemeriksaan rekening ini guna mendalami aliran dana baik dana masuk dan keluar dari setiap transaksi yang dilakukan oleh Veronica Koman.

“Kami punya dua rekening milik Veronica, baik bank dalam negeri dan luar negeri. Kami akan mencari tahu transaksi untuk mencari benang merah permasalahan yang saat ini terjadi,” kata Luki Hermawan.

Kapolda juga mempersilakan kepada Veronica Koman jika ingin melakukan upaya-upaya hukum atas penetapannya sebagai tersangka. “Kami juga mempersilakan Veronica melakukan upaya-upaya hukum, bukan melalui media sosial,” ujarnya.


Editor : Maria Christina