Polda Jatim Tangkap 18 Hacker Pembobol ATM Beromzet Rp500 Juta

Ihya' Ulumuddin · Rabu, 04 Desember 2019 - 01:00 WIB
Polda Jatim Tangkap 18 Hacker Pembobol ATM Beromzet Rp500 Juta

Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan menunjukkan barang bukti kejahatan 18 hacker, Selasa (3/12/2019). (Foto: iNews.id/Ihya’ Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id – Ditreskrimsus Polda Jatim meringkus 18 hacker pembobol kartu kredit. Para peretas ini digerebek polisi di sebuah toko di Balongsari Tama, Tandes Surabaya. Di tempat ini mereka biasa berkumpul dan menjalankan operasi.

Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan, ke-18 hacker ini cukup terlatih. Mereka biasa membobol ATM dengan cara meretas kartu kredit orang asing.

Omzet kejatan mereka pun cukup besar. Mencapai 40.000 USD, atau setara Rp0,5 miliar (Rp500 juta).“Sasarannya cukup banyak. Namun, yang paling sering dibidik adalah warga para pemilik kartu kredit di Amerika dan Rusia. Mereka ini beraksi cukup lama. Sejak tiga tahun lalu,” katanya, Selasa (3/12/2019).

BACA JUGA:

Bobol Lebih dari 100 Perusahaan Amerika, 3 Hacker Ukraina Ditangkap

Diperiksa Polda Jatim, Nella Kharisma: Tuduhan Selingkuh dengan Mantan Bupati Kediri Hoaks

Namun, Gidion belum menjelaskan modus para hacker ini membobol ATM. Selain belum 1x24 jam, penyidik juga masih melakukan pendalaman.Gidion mengaku masih terus melakukan pendalaman untuk mencari kemungkinan jaringan lain.

Sebab, menurutnya, kejahatan para hacker ini cukup terorganisasi. “Karena memang basisnya menggunakan ITE, jadi jangkauannya banyak,” katanya.

Dalam penggerebekan ini, Gidion mengaku telah mengamankan beberapa barang bukti. Di antaranya adalah 23 komputer; 29 monitor; 20 ponsel dan puluhan rekening bank. “Kalau ITE pasti borderless (tanpa batas). Tetapi, paling bayak Amerika dan Rusia,” ujarnya.


Editor : Kastolani Marzuki