Posting Nyinyir soal Penusukan Wiranto, Istri Anggota Pomau Surabaya Diperiksa Polres Sidoarjo

Pramono Putra ยท Sabtu, 12 Oktober 2019 - 16:34 WIB
Posting Nyinyir soal Penusukan Wiranto, Istri Anggota Pomau Surabaya Diperiksa Polres Sidoarjo

Danlanud Surabaya Kolonel Penerbang Budi Ramela menjelaskan penanganan kasus istri anggota POM AU Surabaya yang memosting hal negatif di medsos terkait penusukan Menko Polhukam Wiranto, Sabtu (12/10/2019). (Foto: iNews/Pramono Putra)

SIDOARJO, iNews.id – Kasus istri anggota Polisi Militer TNI AU (Pomau) Surabaya berinisial FS yang nyinyir di media sosial terkait penusukan Menko Polhukam Wiranto, berbuntut panjang. Saat ini, FS sedang diperiksa di Polres Sidoarjo sedangkan suaminya Peltu YNS dibebastugaskan sambil menunggu instruksi dari pimpinan TNI AU.

Sementara itu, rumah dinas yang bersangkutan saat ini dijaga ketat petugas dan dilarang untuk dikunjungi. Dari pantauan iNews, suasana kompleks Perumahan TNI AU Pangkalan Udara Surabaya di kawasan Sedati Agung, Sidoarjo, Jawa Timur, sejak pagi hingga sore tampak berbeda. Penjagaan ketat tampak di pintu masuk perumahan.

Sejumlah warga yang biasa masuk ke dalam kompleks perumahan itu dilarang masuk. Termasuk awak media yang akan mendatangi rumah dinas Peltu YNS, anggota Pomau Surabaya untuk melakukan konfirmasi.

 

BACA JUGA:

Istri Unggah Fitnah Penusukan Wiranto di Medsos, Anggota Pomau Surabaya Dicopot dan Ditahan

Dandim Kendari Dicopot dan Ditahan karena Istri Posting Konten Negatif tentang Penusukan Wiranto

 

Rumah dinas Peltu YNS di kompleks perumahan TNI AU Lanud Surabaya dijaga ketat petugas Pomau setempat. Meski YNS yang bertugas sebagai salah satu pimpinan di jajaran Pomau Surabaya belum dipecat atau ditahan terkait kasus postingan istrinya FS di media sosial mengenai Wiranto, Peltu YNS telah dibebastugaskan sejak Jumat sore kemarin.

Penegasan ini disampaikan langsung Komandan TNI AU Pangkalan Udara (Danlanud) Surabaya Kolonel Penerbang Budi Ramela.

“Jadi berita itu memang sudah betul dan sudah ada tindakan yang diambil oleh TNI AU. Jadi, kemarin pada saat kejadian itu, yang bersangkutan sudah langsung kami tindak lanjuti di POM maupun dari PAM. Trus arahan dari pimpinan kami tindak lanjuti untuk yang istri dilimpahkan ke Polres Sidoarjo, sudah dari kemarin kami laksanakan,” kata Budi Ramelan di Surabaya, Sabtu siang.

Namun, pihaknya masih menunggu instruksi dari pimpinan TNI AU terkait sanksi yang akan diberikan kepada Peltu YNS yang kini telah dibebastugaskan.

“Yang untuk suaminya yang anggota TNI sementara dibebastugaskan sambil menunggu keputusan dari pimpinan untuk dilakukan hukuman disiplin,” kata Budi Ramelan.


Editor : Maria Christina