Promosikan Kosmetik Oplosan, Via Vallen Akan Diperiksa Polisi

Rahmat Ilyasan ยท Kamis, 06 Desember 2018 - 16:39 WIB
Promosikan Kosmetik Oplosan, Via Vallen Akan Diperiksa Polisi

Kosmetik oplosan ber-merk Derma Skin Care disita Polda Jatim. (Foto: iNews/Rahmat Ilyasan)

SURABAYA, iNews.id - Polda Jawa Timur (Jatim) akan memanggil artis Via Vallen untuk dimintai keterangannya terkait kosmetik oplosan yang melibatkan dirinya sebagai endorsment (promosi). Bukan cuma Via, pihak kepolisian juga mengagendakan pemanggilan terhadap Nella Kharisma.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera, mengatakan beberapa artis tersebut akan dipanggil Direktorat Reskrimsus Polda Jatim. Via Vallen dan Nella Kharisma dijadwalkan pemeriksaanya pada pekan depan sebagai saksi.

BACA JUGA: Via Vallen Diturunkan dari Pesawat, Ada Apa?

"Setiap penyidikan perlu pembuktian, mengapa produk ini banyak peminatnya. Ternyata ada yang meng-endorse," kata Frans kepada wartawan di Mapolda Jatim, Kota Surabaya, Kamis (6/12/2018).

Kedua artis ini dipanggil untuk dimintai keterangannya terkait kosmetik oplosan tersebut. Sejauh mana keterlibatan mereka (Via dan Nella) dalam mempromosikan produk ini, termasuk tahu atau tidaknya para artis kalau kosmetik tersebut barang oplosan.

"Kita (kepolisian) juga akan bertanya kepada yang bersangkutan, apakah tahu bahwa kosmetik ini masuk registrasi di BBPOM. Tapi nantilah masalah itu," ujar dia.

Kalau para artis ini tahu, kata Frans, mereka dianggap sengaja untuk menyebarkan produk yang berbahaya itu. Sementara ini, Frans meminta agar publik menunggu saja proses penyidikannya nanti.

BACA JUGA: Via Vallen dan Nella Kharisma Akan Keliling Bersama Gus Ipul-Puti

Dikabarkan, ada tujuh artis yang menjadi endorse kosmetik yang diduga ilegal ini. Dari hasil pemasaran para artis, tersangka pemilik produk tersebut meraup hasil penjualan sebesar Rp7-15 juta per minggunya.

Sementara ini, penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Jatim terus melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Kartika Indah Lestari, pembuat dan pemilik kosmetik oplosan ber-merk Derma Skin Care.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal