Prostitusi Online, Manajemen Artis Diduga Jadi Perantara ke Muncikari

Ihya' Ulumuddin ยท Jumat, 11 Januari 2019 - 10:54 WIB
Prostitusi Online, Manajemen Artis Diduga Jadi Perantara ke Muncikari

Dua tersangka muncikari prostitusi online melibatkan artis saat pemaparan perkembangan kasus di Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (10/1/2019). (Foto: iNews/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id – Prostitusi online dengan melibatkan 45 artis dan 100 model tidak hanya dioperatori muncikari. Pihak manajemen artis juga diduga ikut terlibat. Mereka inilah yang kerap menjadi perantara antara muncikari dengan artis yang bersangkutan.

Sebagaimana pengakuan dua muncikari ES dan TN, mereka tidak kenal dengan semua artis yang menyediakan layanan kencan berbayar. Bahkan, untuk kasus Vanessa Angel, mereka mengaku tidak kenal dan baru sekali bertemu melalui rekannya.

Muncikari ES misalnya, menampik bahwa daftar 45 artis dan 100 model hasil rekrutannya. Sebab, faktanya sebagian besar artis tersebut menawarkan diri. Selain itu ada pula yang ditawarkan oleh agen, yakni pihak manajemen masing-masing

“Ada beberapa (artis) yang sempat menawarkan diri. Tetapi ada juga yang disuplai oleh agen masing-masing,” kata muncikari ES saat ditemui di Ditreskrimsus Polda Jatim, Kamis (10/1/2019).

BACA JUGA:

Polisi Buru 2 Perempuan Diduga Muncikari Prostitusi Artis

Selain Vanessa, Ini 5 dari 45 Artis yang Terlibat Prostitusi Online

Pengakuan ES ini klop dengan keterangan penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim sebelumnya. Bahkan selain muncikari, ada dugaan keterlibatan manajemen dalam kasus ini. “Manajemen kemungkinan terlibat. Tetapi ini, masih kami dalami,” kata salah seorang penyidik.

Sementara itu, untuk membongkar jaringan, penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim terus memburu dua orang rekan ES dan TN yang melarikan diri. Polisi meyakini dua orang buron tersebut bisa menjadi kunci untuk membongkar jaringan besar ini.

“Posisi keduanya sudah terdeteksi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segera tertangkap,” kata Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan.

Yusep tidak membeberkan dua orang buron yang dimaksud. Namun, dia menyampaikan bahwa keduanya perempuan.


Editor : Maria Christina