Pujasera Senilai Rp2,5 M Rusak Tertimpa Pohon Tumbang di Jolotundo Mojokerto

Ihya' Ulumuddin, Sholahudin ยท Rabu, 14 Agustus 2019 - 19:14 WIB
Pujasera Senilai Rp2,5 M Rusak Tertimpa Pohon Tumbang di Jolotundo Mojokerto

Petugas BPBD Mojokerto saat meninjau lokasi pohon tumbang untuk mengevakuasinya. (Foto: iNews/Sholahuddin)

MOJOKERTO, iNews.id – Bangunan pujasera (foodcout) yang belum ditempati di lokasi wisata Jolotundo tertimpa pohon gondang berdiameter 1 meter di Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Akibatnya, bangunan yang menyedot anggaran Rp2,5 miliar tersebut rusak parah.

Tidak ada korban dalam musibah ini. Namun, bagian atap dan dinding bangunan ambrol karena tak kuat menahan beban pohon. Padahal, bangunan milik Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dipaspapora) itu baru saja selesai dibangun.

Pengelola Wanawisata Petirtaan Jolotundo Heru Utomo mengatakan, tumbangnya pohon raksasa itu terjadi pada Rabu (14/8/2019) pagi. Saat itu, terjadi hujan ringan di kawasan wisata. Namun, tiba-tiba angin bertiup kencang dan merobohkan pohon.

“Hujan hanya sebentar, sekitar 5 menit. Tetapi angin bertiup kencang. Tiba-tiba saja pohon gondang langsung roboh dan menimpa bangunan foodcourt,” katanya, Rabu (14/8/2019).

Atas kerusakan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan kontraktor. Pasalnya, bangunan tersebut belum diserahterimakan kepada Dinas Pariwisata.

“Kerusakan sekitar 30 persen dan ini akan menjadi tanggungan kontraktor,” tuturnya.

Sementara itu, hingga siang tadi bangkai pohon belum bisa diangkat, termasuk juga reruntuhan bangunan. Kondisi ini terjadi karena posisi pohon yang cukup sulit.

Sejumlah petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mojokerto dan Kecamatan Trawas sudah datang ke lokasi. Namun, mereka tidak bisa berbuat apa-apa.

“Kalau langsung dievakuasi, khawatirnya malah merusak bangunan lain. Jadi mungkin harus dibersihkan sedikit-demi sedikit dulu,” kata Heru.

Diketahui, rencananya pujasera ini akan ditempati para pedagang lokal. Selain menjual makanan, mereka juga dapat menjual produk kerajinan lokal Mojokerto.


Editor : Donald Karouw