Pulang Sekolah Malah Menjambret, Kakak Adik Babak Belur Dihajar Massa

Ihya' Ulumuddin, Rahmat Ilyasan ยท Jumat, 21 September 2018 - 08:28 WIB
Pulang Sekolah Malah Menjambret, Kakak Adik Babak Belur Dihajar Massa

Dua kakak beradik pelaku penjambretan di Surabaya saat digelandang ke ruang pemeriksaan Polsek Genteng, Kamis (20/9/2018). (Foto: iNews/Rahmat Ilyasan)

SURABAYA, iNews.id - Dua remaja kakak beradik menjadi bulan-bulanan massa, Kamis (20/9/2018). Mereka dipukuli beramai-ramai hingga babak belur lantaran kedapatan mencuri ponsel. Beruntung polisi cepat datang dan mengamankan keduanya.  

Aksi brutal ini terjadi setelah kakak-adik, Anil Fadli (18) dan Kurnia Dwi Sulistyo (17) tertangkap seusai menjambret ponsel milik seorang siswa di Jalan Wijaya Kusuma. Warga yang tahu lantas mengejar kedua pelaku dan tertangkap. Saat itulah mereka spontan menghajar kedua pelaku.  

Hasil pemeriksaan polisi, satu di antara dua pelaku masih berstatus pelajar (Kurnia Dwi Sulistyo). Bahkan saat beraksi, dia baru saja pulang sekolah. Belum sampai tiba di rumah, Kurnia dijemput sang kakak Anil dan diajak menjambret. 

Dua bersaudara ini berbagi peran. Sang adik, Kurnia, bertugas sebagai joki motor. Sementara sang kakak Anil, melakukan eksekusi. Saat beraksi di Jalan Wijaya Kusuma, peran itu mereka jalankan. Targetnya adalah pelajar. 

Berpura-pura bertanya alamat, Anil, meminta bantuan seorang siswa membuka google map melalui ponsel. Begitu korban lengah, ponsel langsung disambar dan kabur. Dia melompat ke atas motor yang dikendarai Kurnia dan kabur.  

Saat itulah korban berteriak meminta tolong. Spontan, kerumunan warga di sekitar lokasi mengejar kedua pelaku dan tertangkap.

"Sejak awal saya tahu ada dua remaja berhenti mendekati seorang pelajar. Saya kira mereka teman dan ngobrol biasa. Ternyata itu modus untuk menjambret. Satu pelaku berpura-pura tanya. Dan satu pelaku lagi menjadi joki," kata Andreas, saksi mata di lokasi kejadian, Kamis (20/9/2018). 

Tak lama setelah diamuk massa, keduanya langsung diamankan polisi. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku kini ditahan di Polsek Genteng.


Editor : Himas Puspito Putra