Racik dan Jual Miras Oplosan, Ibu RT di Blitar Ditangkap Polisi

Koran SINDO, Solichan Arif ยท Minggu, 24 Juni 2018 - 19:50 WIB
Racik dan Jual Miras Oplosan, Ibu RT di Blitar Ditangkap Polisi

Kapolresta Blitar AKBP Adewira Negara Siregar menunjukkan barang bukti miras oplosan. (Foto: KORAN SINDO/Solichan Arif)

BLITAR, iNews.id - LS (48) seorang ibu rumah tangga pembuat minuman keras (miras) oplosan asal Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, ditangkap Satreskrim Polresta Blitar. Sebab miras racikan LS dianggap berpotensi mengancam jiwa.

"Yang bersangkutan telah diamankan," ujar Kapolresta Blitar AKBP Adewira Negara Siregar, Minggu (24/6/2018). Miras buatan LS, kata dia, terdiri atas alkohol berkadar 90 persen dan perasa madu dengan takaran tertentu. Agar jumlahnya lebih banyak dia juga mencampurkan air mentah.

Untuk setiap liternya LS mematok harga jual Rp25.000. Sebagian besar konsumen berasal dari masyarakat bawah. Mulai anak muda hingga pekerja kasar. "Harga jual ini relatif terjangkau," papar Adewira.

Dalam penggeledahan petugas mengamankan 42 botol air mineral berisi miras oplosan. Di tempat yang sama petugas juga menyita 4 botol sirup rasa madu, 20 kantong plastik (ukuran 1 liter) berisi alkohol 90 persen, 10 botol miras merek bintang kuntul, 7 botol anggur putih, 36 botol anggur merah dan 12 botol anggur. "Dalam setiap botol yang bersangkutan memperoleh untung Rp 10 ribu, "papar Adewira.

Di depan petugas LS mengaku sudah  lama berjualan miras oplosan. Dalam sehari dia memproduksi puluhan botol dengan seluruh bahan baku dari Kabupaten Kediri. "Keuntungannya lumayan. Karenannya saya tertarik membuat dan menjual," tuturnya.

Atas perbuatannya LS dijerat Pasal 204 ayat 1 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. LS kini sementara mendekam di balik jeruji besi Mapolresta Blitar.


Editor : Kastolani Marzuki