Ratusan Jemaah Islam Aboge di Probolinggo Baru Rayakan Idul Adha Hari Ini

Hana Purwadi, Ihya' Ulumuddin ยท Selasa, 13 Agustus 2019 - 11:46 WIB
Ratusan Jemaah Islam Aboge di Probolinggo Baru Rayakan Idul Adha Hari Ini

Jemaah Alif Rabo Wage (Aboge) di Desa Leces, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Jatim, makan bersama usai Salat Idul Adha, Selasa (13/8/2019). (Foto: iNews/Hana Purwadi)

PROBOLINGGO, iNews.id – Ratusan jemaah Alif Rabo Wage (Aboge) di Desa Leces, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), baru merayakan Hari Raya Idul Adha, Selasa (13/8/2019). Perayaan ini mundur dua hari dari ketetapan pemerintah.

Tak hanya di Leces, perayaan sama juga dilakukan pengikut Aboge di tiga kecamatan lain di Probolinggo. Pagi tadi, mereka menjalankan ibadah Salat Idul Adha, sebelum akhirnya melaksanakan pemotongan hewan kurban.

Meski berbeda waktu, ritual ibadah tetap sama. Semua syarat dan rukun salat Idul Adha dilakukan sebagaimana umat Islam lainnya. Seusai salat, jemaah saling bersalaman dan dilanjutkan makan bersama.


BACA JUGA: Ribuan Jemaah Thoriqoh Shidiqiyah di Jombang Baru Salat Idul Adha Hari Ini


Pemuka agama Islam Aboge Buri Mar’ie mengatakan, pihaknya memiliki hitungan berbeda dengan pemerintah dan Islam kebanyakan, terkait penetapan 10 Dzulhijjah. Karena itu, perayaan hari raya kurban pun dilaksanakan di waktu berbeda.

“Pedoman (kalender) kami 1 Muharram sebagai patokan. Maka Hari Raya Idul Adha (10 Dzul Hijjah) jatuh pada hari ini,” katanya seusai menjalankan ibadah Salat Idul Adha, Selasa (13/8/2019).

Meski begitu, pihaknya berharap tidak ada persoalan terkait perbedaan waktu Idul Adha tersebut. Dia ingin semua umat islam saling menghargai, sehingga tercipta kedamaian.

“Beda tidak masalah. Tepenting menjaga kerukunan antarumat beragama agar hidup damai,” katanya.

Sebelumnya, jemaah Thoriqoh Shidiqityah di Ploso Jombang juga berbeda dengan pemerintah terkait penetapan Idul Adha. Namun, jamaah yang berpusat di Ploso Jombang ini hanya mundur sehari daripada Islam Aboge.


Editor : Maria Christina